Boby Tince Kehilangan Aset Miliaran: Kisah di Balik Keruntuhan Bisnis Travel Umrah yang Menyayat Hati
Minggu, 17 Mei 2026 14:33 WIB
Kabarmalam.com — Panggung hiburan yang gemerlap terkadang menyimpan cerita pilu di balik layarnya. Inilah yang kini tengah dirasakan oleh aktor sekaligus komedian ternama, Boby Tince. Pria yang dikenal dengan keceriaannya ini harus menghadapi kenyataan pahit setelah bisnis travel umrah yang ia bangun dengan harapan besar justru membawanya ke titik nadir finansial dengan kerugian menembus angka Rp 2 miliar.
Kegagalan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan sebuah ujian integritas yang memaksa Boby untuk mengambil keputusan paling berat dalam hidupnya. Sebagai pemilik perusahaan yang masih seumur jagung, Boby Rachman—nama asli sang komedian—mengakui bahwa ketidaksiapan manajemen dan beban operasional menjadi pemicu utama keruntuhan usahanya.
Badai yang Menghantam Bisnis Baru
Boby menjelaskan bahwa sebagai pemain baru di industri travel haji dan umrah, ia harus menanggung biaya branding dan operasional kantor yang sangat tinggi. Sayangnya, pemasukan yang didapat tidak sebanding dengan pengeluaran bulanan yang terus membengkak.
“Kita terus menutupi kekurangan setiap bulan. Sebagai travel baru, biaya branding dan operasional itu tidak murah, sementara income belum stabil. Akhirnya, setelah dua tahun berjalan, kami benar-benar tidak bisa bergerak lagi,” ungkap Boby Tince dalam sebuah bincang-bincang yang dikutip tim Kabarmalam.com.
Namun, masalah manajemen internal hanyalah satu sisi dari koin. Sisi lainnya adalah serangkaian musibah eksternal yang datang bertubi-tubi. Boby mengaku menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh berbagai pihak yang ia percayai, mulai dari vendor hingga agen nakal. Bahkan, ada jamaah yang berangkat namun tidak menyelesaikan kewajiban pembayarannya.
Menjual Harta Demi Nama Baik
Menghadapi tuntutan jamaah dan utang yang menumpuk, Boby Tince tidak memilih jalan melarikan diri. Dengan lapang dada, ia memutuskan untuk menjual seluruh aset berharga yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun berkarier di dunia entertainment. Dua unit mobil dan dua unit rumah mewah di Jakarta kini tinggal kenangan.
“Mobil dua, rumah dua, semuanya sudah dilepas. Ini saya lakukan demi menyelesaikan sisa kewajiban yang masih ada, sekitar Rp 700 juta lagi. Saya ingin hidup tenang tanpa beban tanggung jawab kepada orang lain,” ujarnya dengan nada tegar.
Memulai Hidup Baru di Desa
Kehilangan kemewahan di ibu kota membawa Boby Tince pada babak baru kehidupannya. Kini, ia memilih untuk memboyong ibunda dan kedua anaknya pindah ke kawasan pedesaan di Bogor. Jauh dari hiruk-pikuk Jakarta, ia mencoba membangun kembali puing-puing kehidupannya dari nol di atas sebidang tanah kecil di kampung.
Meski kini hidup dalam kesederhanaan, Boby mengaku merasa lebih tenang. Ia belajar bahwa kebahagiaan sejati tidak melulu soal kemewahan, melainkan tentang ketenangan hati dan integritas yang terjaga. Perjuangan Boby Tince ini menjadi pengingat bagi banyak orang tentang kerasnya dunia bisnis dan pentingnya tanggung jawab moral di atas segalanya.