Bongkar Prahara Rumah Tangga, Karen Hertatum Ungkap Bukti KDRT dan Tudingan Miring Dede Sunandar
Kamis, 14 Mei 2026 06:03 WIB
Kabarmalam.com — Di balik gelak tawa yang kerap dibagikan Dede Sunandar di layar kaca, ternyata tersimpan prahara rumah tangga yang kian meruncing. Sang istri, Karen Hertatum, akhirnya memutuskan untuk menyudahi kebisuannya. Selama ini, ia memilih menelan pahitnya konflik rumah tangga seorang diri, namun tudingan-tudingan miring yang dilontarkan sang suami memaksanya untuk angkat bicara.
Hadir dalam sebuah kesempatan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Karen mengungkapkan bahwa keputusannya untuk bersuara bukan sekadar untuk membantah, melainkan untuk meluruskan narasi yang menurutnya telah diputarbalikkan oleh Dede. Ia merasa disudutkan setelah Dede kerap mengumbar kondisi domestik mereka ke publik, termasuk klaim mengenai pisah rumah yang telah berlangsung lama.
Menepis Isu Pisah Ranjang Sepihak
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Karen adalah mengenai status tempat tinggal mereka. Ia membantah keras pernyataan Dede yang menyebutkan bahwa keduanya sudah berpisah rumah sejak September 2023. Menurut Karen, kenyataannya jauh berbeda dari apa yang diceritakan sang komedian.
“Kita masih satu atap sampai aku pergi terakhir itu tanggal 8 April kemarin,” tegas Karen. Ia menekankan bahwa hingga awal April 2026, Dede masih tinggal bersamanya dan anak-anak. Karen menyayangkan adanya narasi bohong yang menyebut mereka telah terpisah selama setahun, padahal selama ini mereka masih menjalani kehidupan di bawah satu atap yang sama.
Tudingan Perselingkuhan dan Fakta di Balik Komunitas Game
Isu mengenai adanya pihak ketiga juga menjadi bumbu pedas dalam perselingkuhan artis yang sempat menyeret nama Karen. Ia dituding memiliki hubungan spesial dengan teman dari komunitas permainan daring (game). Menanggapi hal tersebut, Karen memberikan klarifikasi bahwa interaksinya dengan rekan-rekan di dunia game hanyalah sebatas pertemanan biasa.
Karen menjelaskan bahwa komunikasi yang terjadi tidak dilakukan secara intens atau bersifat pribadi. Pesan-pesan yang dikirimkan pun biasanya berkaitan dengan momen tertentu, seperti saat ada teman yang berulang tahun atau sedang sakit. Ia juga membantah menjadikan lingkaran pertemanan tersebut sebagai tempat mencurahkan isi hati atau curhat.
Kesaksian Pahit: Antara KDRT dan Perselingkuhan
Dalam narasi yang lebih emosional, Karen justru membeberkan fakta mengejutkan mengenai perilaku sang suami. Ia mengklaim bahwa Dede-lah yang sebenarnya melakukan pengkhianatan dalam pernikahan mereka. Lebih jauh lagi, Karen mengungkap adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ia alami.
Ia mengaku memiliki bukti-bukti kuat atas tindakan kekerasan tersebut yang tersimpan rapat di ponselnya. Menurut Karen, gesekan fisik itu sering kali dipicu oleh permasalahan sepele yang seharusnya bisa dibicarakan baik-baik. “Pokoknya aku ada buktinya lah. Masih ada di handphone,” tuturnya dengan nada getir.
Alasan Bertahan di Tengah Badai
Meskipun harus menghadapi Dede Sunandar dalam situasi yang penuh tekanan, Karen mengungkapkan bahwa alasan utamanya bertahan selama ini adalah demi ketiga buah hati mereka. Pernikahan yang telah dibangun sejak 21 Oktober 2014 itu kini berada di titik nadir, dan Karen pun mengaku kondisi mentalnya masih sangat terguncang.
Ia tidak menyangka perjalanannya dengan Dede akan sampai pada tahap saling bongkar aib di depan umum. Kini, dengan segala bukti dan kejujuran yang ia miliki, Karen berharap publik dapat melihat sisi lain dari kemelut rumah tangganya yang selama ini hanya terdengar dari satu sisi saja.