Harmoni di Tengah Perbedaan: Kisah Betrand Peto yang Antusias Bantu Pengajian Ruben Onsu
Rabu, 13 Mei 2026 22:34 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan, keluarga presenter kondang Ruben Onsu kembali memberikan teladan tentang indahnya hidup berdampingan. Sang putra, Betrand Peto, baru-baru ini mencuri perhatian publik karena keterlibatannya dalam kegiatan pengajian yang rutin digelar di kediaman sang ayah. Meski tumbuh dalam keyakinan yang berbeda, remaja yang akrab disapa Onyo ini menunjukkan bahwa kasih sayang dan rasa hormat tidak memiliki batasan religi.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Betrand menceritakan dengan penuh antusias mengenai alasannya ikut serta dalam momen sakral tersebut. Baginya, kehadiran di tengah kerabat yang tengah berdoa adalah bentuk dukungan moral bagi sang ayah.
Menghargai Lewat Kehadiran
Bagi Betrand Peto, keikutsertaannya bukanlah sesuatu yang luar biasa, melainkan hal mendasar dalam menjalin hubungan antarmanusia. “Sebenarnya aku cuma pengin tahu dan ingin sama-sama menghargai. Apalagi kan Ayah juga lagi berdoa, jadi aku ingin ada di sana untuk memberi dukungan,” ungkapnya dengan tenang saat berbagi cerita kepada awak media.
Ia menekankan bahwa sikap saling menghormati adalah nilai yang sudah mendarah daging dalam kesehariannya. Menurutnya, setiap individu pada dasarnya memiliki tujuan yang sama saat berkomunikasi dengan Sang Pencipta, terlepas dari jalur agama yang ditempuh masing-masing individu.
“Meningkatkan toleransi beragama itu sebenarnya hal yang tidak perlu diajarkan berulang kali, karena itu sudah seharusnya kita terapkan secara alami. Kita semua berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, jadi perbedaan keyakinan bukan penghalang bagi kita untuk saling mendukung dalam kebaikan,” tambah penyanyi berbakat tersebut.
Jadi ‘Seksi Sibuk’ di Rumah
Menariknya, inisiatif untuk terlibat justru sering datang dari Betrand sendiri. Alih-alih merasa terasing, ia justru kerap meminta Ruben Onsu untuk lebih sering mengadakan pengajian agar ia bisa ikut membantu segala persiapan teknis di rumah.
Tak hanya sekadar hadir sebagai penonton, Onyo rupanya berperan aktif layaknya panitia penyelenggara. Mulai dari urusan konsumsi hingga kebutuhan ibadah para tamu, ia tangani dengan senang hati sesuai dengan ketersediaan waktunya di sela jadwal syuting yang padat.
“Aku sering bilang ke Ayah, ‘Sering-sering bikin pengajian kayak gini, biar nanti aku juga bisa bantu-bantu siapin makanan atau beresin rumah,'” ceritanya sambil tersenyum. Dalam beberapa kesempatan, Betrand bahkan turun tangan langsung menyiapkan perlengkapan salat bagi para tamu. “Ya, aku bantu siapin makanan, terus siapin sajadah buat mereka salat nanti,” tuturnya mengenang momen saat dirinya hampir salah menyebutkan istilah perlengkapan ibadah.
Teguh dalam Keyakinan Pribadi
Meski sangat terbuka dan toleran terhadap kegiatan keagamaan sang ayah, Betrand Peto menegaskan bahwa dirinya tetap memegang teguh iman Kristiani yang dipeluknya. Baginya, membantu kelancaran pengajian tidak lantas mengaburkan prinsip keyakinannya.
Keberadaannya di tengah acara tersebut murni merupakan wujud kasih seorang anak kepada orang tua dan penghormatan terhadap sesama manusia. Ia merasa tidak perlu mempelajari ritual secara mendalam, karena tujuannya hanyalah memberikan ruang bagi orang lain untuk beribadah dengan nyaman.
“Aku tetap dengan keyakinanku, tetap percaya dengan agamaku. Ini soal menghargai saja. Jadi tidak ada masalah kalau aku ikut membantu jalannya acara,” tegasnya menutup pembicaraan. Kisah ini seolah menjadi pengingat bahwa di balik sorotan kamera, keluarga besar Ruben Onsu terus membangun fondasi kebersamaan yang kuat melalui toleransi yang nyata dan tulus.