Ikuti Kami
kabarmalam.com

Pesona Abadi Gwen Stefani di Usia 56: Reuni No Doubt yang Guncang Panggung Sphere Las Vegas

Jurnal | kabarmalam.com
Minggu, 10 Mei 2026 13:35 WIB
Pesona Abadi Gwen Stefani di Usia 56: Reuni No Doubt yang Guncang Panggung Sphere Las Vegas

Kabarmalam.com — Waktu seakan berhenti berputar bagi sang ikon pop-rock, Gwen Stefani. Menempati panggung megah Sphere di Las Vegas pada Rabu malam, penyanyi yang kini menginjak usia 56 tahun tersebut membuktikan bahwa kharisma dan energi masa mudanya tetap utuh. Dalam balutan kostum yang mengingatkan kita pada masa kejayaannya, Gwen tampil memukau dalam konser reuni No Doubt yang emosional dan penuh nostalgia.

Pertunjukan ini bukan sekadar konser biasa, melainkan sebuah penanda sejarah bagi dunia konser nostalgia. Selama dua jam penuh, Gwen Stefani kembali bersatu dengan rekan band lamanya—Tony Kanal, Tom Dumont, dan Adrian Young—setelah absen dari rangkaian tur panjang selama 14 tahun. Total 21 lagu dibawakan dengan kualitas vokal Gwen yang tetap stabil dan bertenaga, seolah ia masih remaja yang baru saja merilis album fenomenal mereka di era 90-an.

Kejutan Spesial Setelah 29 Tahun

Salah satu momen yang paling menggetarkan hati penonton malam itu adalah saat No Doubt membawakan lagu “The Climb”. Lagu dari album legendaris Tragic Kingdom (1995) ini belum pernah dimainkan secara langsung di hadapan publik selama 29 tahun terakhir. Gwen sendiri tidak bisa menyembunyikan rasa harunya.

Baca Juga  Transformasi Drastis Ria Ricis Usai Operasi Plastik, Penampilan Barunya Bikin Pangling!

“Saya merasa sedikit emosional di sini,” aku Stefani kepada ribuan penonton yang bersorak riuh. Bagi para penggemar, menyaksikan reuni band ini adalah perjalanan melintasi waktu, mengenang kembali masa-masa kejayaan Orange County yang melahirkan hits-hits dunia.

Sentuhan Visual yang Imersif di Sphere

Panggung Sphere yang dikenal dengan teknologi visual tercanggih di dunia memberikan dimensi baru bagi penampilan No Doubt. Saat lagu “Underneath It All” berkumandang, layar raksasa mengubah suasana menjadi pemandangan bawah laut yang tenang dan mistis. Sebaliknya, saat “Tragic Kingdom” dimainkan, ruangan tersebut berubah menjadi taman hiburan virtual, lengkap dengan getaran kursi yang memberikan sensasi menaiki roller coaster bagi penonton.

Baca Juga  Jang Wonyoung IVE Jadi Sorotan, Rambut Tangan di Balik Arloji Mewah Bvlgari Tuai Perdebatan Panas

Puncak emosi terjadi ketika lagu “Don’t Speak” mulai terdengar. Latar belakang panggung berubah menjadi hutan pohon jeruk yang syahdu, diiringi efek khusus busa berbentuk jeruk yang jatuh dari langit-langit, menciptakan atmosfer yang benar-benar magis. Gwen juga sempat merenungkan makna lagu “Just a Girl” yang ditulisnya 31 tahun lalu, sebuah lagu yang awalnya ia pikir akan terasa usang, namun nyatanya masih sangat relevan hingga hari ini.

Gaya Ikonik yang Tak Lekang Oleh Waktu

Bicara soal Gwen Stefani tentu tak lepas dari selera fesyennya yang berani. Di usia yang tak lagi muda, ia tetap konsisten dengan gaya gaya busana ikonik yang nyentrik. Ia berganti kostum beberapa kali, mulai dari setelan kotak-kotak kuning-hitam, rok mini garis-garis dengan sepatu boot setinggi lutut, hingga gaun polkadot dari bahan sifon yang anggun.

Baca Juga  Aksi Pengantin Subang Diarak Sisingaan Viral di Media Sosial, Bukti Tradisi Tetap Memikat di Era Modern

Di balik kesuksesan lagu-lagu hits tersebut, ada peran besar Eric Stefani, kakak kandung Gwen sekaligus pendiri utama band ini. Meski Eric meninggalkan band pada tahun 1994 untuk menjadi animator di serial The Simpsons, kontribusinya dalam menulis lagu seperti “Don’t Speak” tetap menjadi fondasi kuat kesuksesan No Doubt di industri musik global.

Masa Depan No Doubt

Dengan total 18 jadwal pertunjukan yang direncanakan di teknologi sphere Las Vegas, residensi No Doubt ini diprediksi akan menjadi salah satu rangkaian konser tersukses tahun ini. Kembalinya Gwen Stefani dan kawan-kawan ke atas panggung bukan sekadar tentang musik, melainkan sebuah perayaan tentang kejujuran perasaan, penyembuhan luka lama, dan koneksi abadi antara musisi dengan penggemarnya yang setia melintasi generasi.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com