Fakta di Balik Hubungan Tak Biasa Elon Musk dan Shivon Zilis: Dari Donor Sperma hingga Miliki 4 Anak
Minggu, 10 Mei 2026 10:07 WIB
Kabarmalam.com — Kehidupan pribadi sang maestro teknologi, Elon Musk, seolah tidak pernah habis untuk dikupas. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada dinamika hubungannya dengan Shivon Zilis, salah satu petinggi di perusahaan Neuralink. Dalam babak baru persidangan gugatan OpenAI, terungkap detail mengejutkan mengenai bagaimana keduanya membangun keluarga tanpa ikatan asmara tradisional pada awalnya.
Shivon Zilis, wanita berusia 40 tahun yang menjabat sebagai direktur proyek di perusahaan implan otak milik Musk, memberikan kesaksian yang membuka tabir rahasia tersebut ke permukaan. Ia membeberkan bahwa hubungan mereka bukanlah berawal dari sebuah kisah cinta yang konvensional, melainkan sebuah kesepakatan unik yang didasari oleh keinginan personal yang mendalam.
Awal Pertemuan dan Tawaran Tak Terduga
Pertemuan pertama mereka terjadi pada tahun 2016, sesaat setelah Zilis bergabung dengan OpenAI. Sempat menjalin kedekatan singkat, hubungan mereka kemudian bertransformasi menjadi persahabatan profesional yang solid. Namun, titik balik yang sesungguhnya terjadi pada tahun 2020, ketika Musk menawarkan solusi bagi keinginan Zilis untuk memiliki keturunan.
Zilis mengungkapkan bahwa dirinya menghadapi kendala kesehatan tertentu yang membuatnya sulit untuk menjalani hubungan tradisional demi membangun keluarga. Di saat itulah, Musk menawarkan diri untuk menjadi donor sperma. “Aku benar-benar ingin menjadi seorang ibu, dan Musk menawarkan hal itu pada waktu yang tepat, lalu aku menerimanya,” tutur Zilis dalam kesaksiannya di pengadilan.
Proses IVF dan Perjanjian Rahasia
Keputusan tersebut berlanjut pada program bayi tabung atau IVF yang dijalani Zilis pada awal tahun 2021. Dari prosedur medis tersebut, lahirlah anak kembar yang menjadi awal dari bertambahnya anggota keluarga mereka. Fakta terbaru yang terungkap di persidangan menyebutkan bahwa kini keduanya telah memiliki total empat anak bersama.
Pada masa-masa awal, terdapat perjanjian rahasia yang cukup ketat untuk menutupi identitas Musk sebagai ayah biologis dari anak-anak tersebut. Bahkan, pada skenario mulanya, Musk diprediksi tidak akan terlalu terlibat dalam pengasuhan harian. Namun, seiring berjalannya waktu, komitmen tersebut berubah total menjadi keterlibatan penuh.
Dinamika Keluarga di Austin
Meski tidak terikat dalam institusi pernikahan, Musk kini dilaporkan sangat aktif berperan dalam kehidupan keempat anaknya bersama Zilis. Mereka sering menghabiskan waktu berkualitas sebagai satu keluarga besar di Austin, Texas. “Kami tinggal bersama saat bepergian, dan kami juga menghabiskan waktu keluarga di Austin,” tambah Zilis, mengonfirmasi bahwa mereka kini kerap hidup dalam satu atap.
Keberadaan hubungan unik ini sebenarnya mulai tercium publik pada tahun 2022 saat kabar kelahiran anak kembar mereka bocor ke media massa. Kini, Musk dan Zilis tak lagi ragu tampil bersama di berbagai kesempatan. Bahkan, awal tahun ini Zilis terlihat mendampingi Musk dalam sebuah acara formal di Mar-a-Lago, menunjukkan bahwa hubungan profesional dan personal mereka telah melebur menjadi sebuah gaya hidup baru yang sangat modern di mata dunia.