Babak Baru Kasus Teror Karangan Bunga Oky Pratama: Polisi Resmi Naikkan Status ke Penyidikan
Kamis, 30 Apr 2026 15:04 WIB
Kabarmalam.com — Misteri di balik kiriman karangan bunga bernada intimidasi yang menyasar kediaman dokter kecantikan sekaligus influencer ternama, Oky Pratama, kini memasuki babak baru. Setelah melalui serangkaian proses pendalaman, pihak kepolisian secara resmi meningkatkan status laporan tersebut dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
Langkah ini diambil setelah penyidik dari Polda Metro Jaya melaksanakan gelar perkara dan menemukan adanya unsur pidana yang kuat dalam peristiwa tersebut. Kasus yang bermula dari keresahan pribadi sang dokter ini kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum guna mengungkap siapa sebenarnya aktor intelektual di balik aksi teror tersebut.
Penyidik Temukan Unsur Pidana dalam Laporan Oky Pratama
Kepastian mengenai naiknya status perkara ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. Melalui keterangan resminya, ia menegaskan bahwa tim penyidik telah melihat adanya potensi pelanggaran hukum yang cukup jelas dalam laporan yang diajukan oleh sahabat dekat Nikita Mirzani itu.
“Betul, sudah dilakukan gelar perkara dan statusnya kini naik ke tahap penyidikan,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto saat memberikan keterangan pada Kamis (30/4/2026). Dengan naiknya status ini, penyidik kini memiliki kewenangan hukum yang lebih luas untuk mengumpulkan alat bukti tambahan, memeriksa kembali saksi-saksi kunci, hingga nantinya menetapkan tersangka dalam dugaan pencemaran nama baik dan intimidasi ini.
Kronologi Teror dan Bukti Rekaman CCTV
Aksi teror ini diketahui bermula pada Agustus 2025 lalu. Saat itu, Oky Pratama merasa terusik dengan kiriman karangan bunga misterius yang dialamatkan ke kediamannya. Alih-alih berisi ucapan selamat atau doa, rangkaian bunga tersebut justru memuat kalimat-kalimat yang diduga bernada fitnah, merusak reputasi, serta memberikan tekanan psikologis kepada dirinya.
Dalam upayanya mencari keadilan, Dokter Oky tidak datang dengan tangan kosong. Ia dikabarkan telah menyerahkan bukti krusial berupa rekaman CCTV yang menangkap momen saat karangan bunga tersebut dikirimkan pada malam hari oleh orang tak dikenal. Bukti digital ini diharapkan menjadi kunci utama bagi pihak kepolisian untuk mengidentifikasi siapa pihak yang memesan dan mengirimkan pesan intimidasi tersebut.
Seiring dengan berjalannya proses hukum yang semakin intensif, pihak penyidik akan segera menyusun jadwal pemeriksaan lanjutan bagi pihak-pihak terkait. “Untuk pemeriksaan lanjutan akan dijadwalkan oleh penyidik dalam waktu dekat,” tambah Budi Hermanto menutup keterangannya.
Eskalasi kasus teror ini menambah daftar panjang perseteruan hukum di kalangan figur publik tanah air. Publik kini menanti langkah tegas kepolisian untuk mengungkap dalang di balik gangguan keamanan yang menimpa dokter langganan para selebriti tersebut.