Ikuti Kami
kabarmalam.com

Aksi Cepat Raffi Ahmad Sambangi Lokasi Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Darman | kabarmalam.com
Selasa, 28 Apr 2026 14:04 WIB
Aksi Cepat Raffi Ahmad Sambangi Lokasi Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Kabarmalam.com — Di tengah duka yang menyelimuti dunia transportasi tanah air, presenter kondang Raffi Ahmad menunjukkan sisi humanisnya yang mendalam. Suami dari Nagita Slavina ini terpantau turun langsung ke lokasi kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo dan KRL di lintasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

Kehadiran Raffi di lokasi kejadian bukan tanpa alasan. Bersama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, ia mengaku tergerak secara spontan untuk melihat kondisi para korban sesaat setelah benturan keras itu terjadi. Baginya, aksi ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan yang paling murni di tengah musibah yang menyayat hati.

Gerak Cepat Atas Nama Kemanusiaan

Saat ditemui di sela-sela aktivitasnya di Studio Trans7, kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan pada Selasa (28/4/2026), Raffi menceritakan pengalamannya saat berada di pusat evakuasi. Ia tampak masih merasakan keprihatinan yang mendalam atas nasib para penumpang yang terdampak.

Baca Juga  Tragedi KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi: Kemendukbangga Siapkan Pendampingan Psikologis Intensif bagi Korban

“Kedatangan saya tadi malam benar-benar spontan, murni atas nama kemanusiaan. Saya langsung menjenguk para korban di sana. Alhamdulillah, proses evakuasi saat ini sudah berjalan menyeluruh,” ujar Raffi dengan nada bicara yang serius.

Raffi juga menekankan pentingnya mengambil hikmah dari setiap peristiwa. Ia berharap tragedi ini menjadi momentum bagi semua pemangku kepentingan untuk memperketat standar keselamatan transportasi publik agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Duka Mendalam dan Evaluasi Menyeluruh

Berdasarkan data terbaru dari pihak KAI yang disampaikan oleh VP Corporate Communication, Anne Purba, tragedi ini telah memakan korban jiwa sebanyak 14 orang, sementara 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan intensif. Kecelakaan kereta hebat ini diduga dipicu oleh adanya gangguan eksternal, yakni sebuah kendaraan yang menghalangi perlintasan kereta, sehingga tabrakan tak terelakkan.

Baca Juga  Kisah Pilu Keluarga Arinjani: Sempat Berpencar Cari Keberadaan Sang Auditor Sebelum Kabar Duka Tiba

Hingga laporan ini diturunkan, tim dari Kepolisian dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih bekerja keras di lapangan untuk melakukan investigasi mendalam guna mengungkap kronologi presisi di balik insiden memilukan tersebut.

Raffi Ahmad pun menutup pernyataannya dengan harapan besar bagi pemulihan para korban. “Kita doakan yang terbaik agar ke depannya sistem transportasi kita jauh lebih aman. Pak Presiden juga sudah memberikan perhatian langsung hari ini. Insyaallah ada jalan keluar terbaik,” pungkasnya.

Tentang Penulis
Darman
Darman