Rahasia Sukses dan Sembuh dari Kanker, Aldi Taher: Doa Ibu Adalah Penembus Langit Tanpa Penghalang
Sabtu, 25 Apr 2026 01:34 WIB
Kabarmalam.com — Di balik sosoknya yang kerap mengundang tawa dan penuh warna di layar kaca, Aldi Taher menyimpan sebuah prinsip hidup yang sangat mendalam. Mantan pejuang kanker kelenjar getah bening ini meyakini bahwa setiap napas, kesembuhan, hingga kesuksesan bisnis burger yang kini ia geluti, tak lepas dari campur tangan langit melalui doa sang ibu.
Ditemui di kawasan Ciputat, Jakarta Selatan, pria yang kini sukses bertransformasi menjadi pengusaha kuliner ini menegaskan bahwa kekuatan doa ibu bukanlah sesuatu yang perlu diperdebatkan lagi. Baginya, itu adalah fakta spiritual yang mutlak.
Kekuatan Doa yang Menembus Langit
“Sudahlah, semua orang sudah tahu kalau doa ibu itu adalah penembus langit tanpa penghalang. Kalau masih ada yang bertanya rahasianya apa, ya jawabannya cuma satu: doa,” ungkap Aldi dengan nada serius namun penuh ketulusan pada Kamis (23/4/2026).
Aldi bukan tanpa alasan berkata demikian. Ia merujuk pada ajaran Baginda Rasulullah yang menempatkan posisi ibu begitu mulia. Ia selalu mengingat pesan bahwa kehormatan seorang ibu disebut hingga tiga kali sebelum sang ayah. Inilah yang menjadi fondasi dasar Aldi Taher dalam bersikap di kesehariannya.
Bakti Tanpa Batas di Tengah Ujian Sakit
Saat ini, ibu dari Aldi Taher sedang berjuang untuk pulih dari serangan stroke. Namun, kondisi tersebut justru semakin memperkuat keinginan Aldi untuk memberikan yang terbaik. Ia menyadari bahwa segala bentuk bakti kepada orang tua yang ia berikan tidak akan pernah cukup untuk membalas jasa sang bunda.
“Saya tidak akan pernah bisa membalas kebaikan ibu saya. Kebaikan saya ini tidak ada apa-apanya. Tugas saya hanyalah terus merawat, memuliakan, membahagiakan, dan mendoakannya tanpa henti,” tuturnya.
Tak hanya untuk dirinya sendiri, Aldi juga membagikan pesan menyentuh bagi mereka yang orang tuanya telah berpulang. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjalin silaturahmi spiritual dengan rutin mengirimkan doa dan membaca Al-Qur’an.
Filosofi Hidup: Jangan Membebani Orang Tua
Menariknya, Aldi memiliki cara pandang yang unik terkait interaksi dengan orang tua. Ia sangat melarang anak untuk menjadikan orang tua sebagai tempat sampah keluh kesah atau masalah hidup yang berat.
“Jangan pernah curhat beban atau masalah yang membuat mereka sedih. Cukup sampaikan hal-hal yang baik dan minta doa. Katakan saja, ‘Bu, doakan saya dapat rezeki banyak ya’. Jangan bikin mereka pusing dengan masalah kita. Biarkan mereka tenang,” tegasnya.
Ritual Harian: ‘Vitamin’ Sebelum Beraktivitas
Setiap pagi sebelum memulai petualangannya mencari nafkah, entah itu berjualan burger, hotdog, syuting, maupun bernyanyi, Aldi memiliki ritual wajib. Ia selalu mencium kaki sang ibu dan memohon restu.
“Meskipun ibu saya belum bisa bicara banyak karena masih terapi pemulihan, saya yakin hatinya selalu mendoakan saya. Setiap saya pamit dan mencium kakinya, ia tersenyum. Itulah vitamin utama saya sebelum bekerja,” tutup Aldi dengan penuh haru.
Melalui perjalanan hidupnya, Aldi Taher seolah ingin membuktikan bahwa kesehatan mental dan kesuksesan dunia akhirat bermula dari seberapa besar kita menghargai sosok yang telah melahirkan kita ke dunia.