Ikuti Kami
kabarmalam.com

Rahmidawati Aldi: Membawa Harum Nama Aceh Sebagai Satu-satunya Finalis Berhijab di Puteri Indonesia 2026

Jurnal | kabarmalam.com
Kamis, 23 Apr 2026 18:06 WIB
Rahmidawati Aldi: Membawa Harum Nama Aceh Sebagai Satu-satunya Finalis Berhijab di Puteri Indonesia 2026

Kabarmalam.com — Panggung Puteri Indonesia 2026 kali ini menghadirkan nuansa yang berbeda sekaligus inspiratif. Di tengah deretan perempuan berbakat dari berbagai penjuru nusantara, sosok Rahmidawati Aldi berhasil mencuri perhatian publik. Gadis yang akrab disapa Ami ini menjadi satu-satunya kontestan yang tampil anggun dengan balutan hijab, mewakili kebanggaan masyarakat Aceh.

Saat melangkah di Hutan Kota Plataran, Jakarta, baru-baru ini, Ami tampak memukau dalam balutan busana bertajuk ‘Dara Meutuah’. Gaun berwarna hitam dengan sentuhan aksen keemasan tersebut bukan sekadar pakaian biasa. Perpaduan warna hitam dan emas itu merepresentasikan wibawa serta kemuliaan. Bagi Ami, Dara Meutuah adalah sebuah doa yang terwujud dalam kain, sebuah identitas sekaligus kehormatan bagi perempuan dari Tanah Rencong.

Antara Cita-cita dan Bakti pada Ibu

Lahir di Padang pada 16 Desember 1999, Ami memiliki ikatan batin yang kuat dengan Aceh melalui garis keturunan ayahnya. Sang ayah, seorang pensiunan guru ngaji dan pedagang asal Ketapang, Banda Aceh, menjadi sosok yang menanamkan nilai-nilai religius dan kerja keras dalam dirinya. Namun, perjalanan Ami menuju panggung beauty pageant terbesar di Indonesia ini juga didorong oleh sebuah kenangan emosional.

Baca Juga  Geger North West Hadiri Coachella Tanpa Pendamping, Gaya Parenting Kim Kardashian Banjir Kritik Tajam

Sarjana Manajemen lulusan Universitas Terbuka Jakarta ini mengungkapkan bahwa mengikuti ajang ini adalah impian lama yang ia rajut bersama almarhumah ibundanya yang telah berpulang pada tahun 2012 silam. “Ketika mama masih ada, ini adalah mimpi kami berdua. Saya ingin menggunakan platform besar ini untuk mengedukasi masyarakat, membuktikan bahwa perempuan berhijab memiliki ruang yang luas untuk berkarya,” ungkapnya dengan nada penuh haru.

Kisah ‘Terciduk’ dan Dukungan Keluarga

Ada cerita unik di balik keikutsertaannya tahun ini. Ami mengaku sempat merahasiakan proses pendaftarannya dari keluarga karena ingin memberikan kejutan jika sudah dinyatakan lolos. Namun, rahasia itu akhirnya terbongkar sebelum waktunya. “Awalnya mau diam-diam saja, tapi malah ‘terciduk’ oleh kakak saya sendiri. Akhirnya saya jujur dan untungnya mereka memberikan dukungan penuh,” ceritanya sambil tersenyum mengenang momen tersebut.

Baca Juga  Menguak Kepribadian dari Cara Makan: Si Gesit yang Ambisius atau Si Tenang yang Teliti?

Kini, dengan restu penuh dari keluarga, Ami melangkah mantap. Di balik senyumnya yang ramah, Ami adalah perempuan yang memiliki etos kerja tinggi. Siapa sangka, di tengah padatnya jadwal karantina, ia tetap menjalankan tanggung jawab profesionalnya sebagai konsultan legal dan perpajakan di PT Lima Sekawan. Ketangguhannya ini membuktikan bahwa perempuan inspiratif masa kini mampu menyeimbangkan karier profesional dan hobi di dunia kecantikan.

Misi Lingkungan: Dari Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar

Tak hanya bermodal paras dan kecerdasan, Rahmidawati Aldi membawa misi mulia melalui advokasi lingkungan hidup. Ia percaya bahwa kesadaran terhadap alam harus dimulai dari diri sendiri. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap isu lingkungan, mulai dari hal-hal sederhana di kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Pesona Indonesia di Mata Dunia: Kisah 4 Ratu Kecantikan Internasional yang Jatuh Hati pada Kebaya hingga Lemper

“Segala sesuatu yang besar selalu bermula dari langkah kecil. Jika kita mulai dari hal kecil, dampaknya akan terasa lebih luas di masa depan,” tegas Ami. Dalam menjalankan misinya, ia berkolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah hingga pelaku UMKM di Jakarta dan Aceh. Ia ingin memastikan bahwa pesan keberlanjutan lingkungan ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Bagi Ami, pencapaiannya saat ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih panjang. Ia berharap kehadirannya di Puteri Indonesia 2026 dapat menjadi pemantik semangat bagi perempuan lain bahwa hijab bukanlah penghalang untuk memberikan dampak positif bagi dunia.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com