Gema Doa di 40 Harian Vidi Aldiano: Jemaah Meluber, Harry Kiss Kenang Sosok yang Memakmurkan Masjid
Minggu, 19 Apr 2026 16:35 WIB
Kabarmalam.com — Suasana khidmat menyelimuti kawasan Tanah Kusir saat ratusan orang berkumpul untuk mendoakan almarhum Vidi Aldiano dalam peringatan 40 hari kepulangannya. Berpusat di Masjid Nurul Hidayah, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/4/2026) malam, acara ini menjadi saksi betapa besarnya cinta masyarakat dan kerabat terhadap sang musisi.
Kehadiran jemaah yang begitu masif bahkan melampaui kapasitas utama masjid. Sejak waktu salat magrib berjamaah dimulai, saf-saf terlihat penuh sesak hingga meluber ke area luar bangunan. Fenomena ini memicu rasa takjub sekaligus haru bagi ayahanda Vidi, Harry Kiss, yang tidak menyangka antusiasme publik akan sebesar itu.
Kejutan di Balik Saf yang Meluber
“Wah, saya benar-benar kaget. Sepertinya belum pernah ada salat magrib seramai ini di sini,” ungkap Harry Kiss dengan nada bicara yang penuh syukur. Menurut Harry, beberapa rekannya bahkan berseloroh bahwa kepadatan jemaah kali ini merupakan rekor tersendiri bagi masjid tersebut.
Harry memaknai ramainya peziarah sebagai bentuk testimoni nyata atas dedikasi almarhum semasa hidup. Ia meyakini bahwa Vidi Aldiano memiliki andil besar dalam menghidupkan suasana religius di lingkungan tersebut. “Ternyata Vidi itu ikut memakmurkan masjid. Mungkin itu alasannya mengapa banyak sekali yang datang mendoakan,” tambahnya.
Sentuhan Estetik Anne Avantie dan Kehadiran Keluarga
Ada yang unik dalam peringatan 40 harian kali ini. Alih-alih sekadar pengajian sederhana, area masjid tampak cantik dengan sentuhan dekorasi mewah nan elegan hasil rancangan desainer kondang, Anne Avantie. Kehadiran deretan gubukan makanan yang tertata rapi memberikan kesan hangat, menyerupai sebuah jamuan kekeluargaan yang sangat sakral.
Di tengah kerumunan, tampak pula sosok Sheila Dara yang hadir didampingi oleh kedua orang tuanya. Kehadiran keluarga besar sang istri mempertegas betapa eratnya hubungan silaturahmi yang terus terjaga. Ibunda Vidi, Besbarini, mengungkapkan bahwa kenangan indah bersama menantu dan besannya menjadi penguat bagi keluarga di masa sulit ini.
Rangkaian Ritual Menuju 40 Hari
Sebelum acara puncak di masjid digelar, pihak keluarga ternyata telah menjalani serangkaian kegiatan spiritual yang cukup padat. Harry Kiss menjelaskan bahwa pada tanggal 16 April, keluarga telah melaksanakan khataman Al-Quran di kediaman pribadi, yang kemudian disusul dengan tradisi tebar ikan pada hari berikutnya.
Meski masih diselimuti duka, Harry Kiss berusaha tetap tegar dan menyikapi segalanya dengan positif. Saat disinggung mengenai rencana peringatan 100 hari wafatnya sang putra, ia mengaku belum memiliki agenda yang kaku. “Kami belum tahu pasti. Kalau nanti ada rezeki atau keinginan dari para sahabat dan penggemar Vidi, kita bisa buat acara lagi. Kami mengikuti alur saja,” pungkasnya menutup pembicaraan.