Ikuti Kami
kabarmalam.com

Perjuangan Zeda Salim Bangkit dari Trauma KDRT: Antara Pemulihan di RSJ dan Tekad Bertahan Hidup

Darman | kabarmalam.com
Jumat, 17 Apr 2026 13:34 WIB
Perjuangan Zeda Salim Bangkit dari Trauma KDRT: Antara Pemulihan di RSJ dan Tekad Bertahan Hidup

Kabarmalam.com — Di balik sorot lampu studio dan senyuman yang kembali menyapa pemirsa, tersimpan sebuah narasi pilu yang selama ini dipendam rapat oleh Zeda Salim. Mantan news anchor kenamaan ini akhirnya memberanikan diri untuk bicara terbuka mengenai badai hebat yang nyaris menghancurkan hidupnya, mulai dari trauma kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga perjuangannya memulihkan kesehatan mental.

Kembalinya Zeda ke panggung hiburan ditandai dengan perubahan penampilan yang cukup mencolok. Kini, ia tampil tanpa hijab, sebuah keputusan yang menurutnya diambil sebagai bagian dari upaya menata ulang hidupnya dari nol. Namun, di balik transformasi fisik tersebut, ada luka batin yang sangat dalam yang tengah ia coba sembuhkan.

Titik Terendah dan Perawatan di Rumah Sakit Jiwa

Zeda secara blak-blakan mengakui bahwa tekanan psikis dan pelecehan seksual yang ia alami di masa lalu sempat membawanya ke titik nadir. Tidak banyak yang tahu bahwa sosok yang terlihat tegar ini pernah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) selama beberapa bulan untuk menangani depresi dan trauma beratnya.

Baca Juga  Bocoran Bridesmaid Syifa Hadju dan El Rumi: Elina Joerg Ungkap Persiapan Gaun Hingga Konsep Acara

“Saya sudah pernah melewati fase titik terendah dalam hidup. Saya sampai dirawat di rumah sakit jiwa selama beberapa bulan. Hingga saat ini pun, saya masih rutin menjalani terapi dengan psikolog dan psikiater,” tutur Zeda Salim dengan nada suara yang bergetar saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.

Bertahan Demi Buah Hati dan Orang Tua

Sebagai seorang single parent yang telah berjuang sendirian selama 16 tahun untuk membesarkan anaknya, Zeda tidak memiliki kemewahan untuk terus terpuruk. Kebutuhan hidup yang terus mendesak, terutama untuk masa depan sang anak yang mulai dewasa dan kondisi orang tua yang sudah sepuh, menjadi bahan bakar utamanya untuk bangkit.

Baca Juga  Bangkit dari Sakit, Fahmi Bo Rintis Usaha Kuliner Acar Buntut Sapi demi Sambung Hidup

Ia menceritakan betapa kehadirannya di industri hiburan saat ini bukan sekadar mengejar popularitas, melainkan murni untuk bertahan hidup secara finansial. Sambil menahan emosi, ia mengenang bagaimana relasi masa lalunya justru menjadi sumber kehancuran bagi dirinya.

“Kemarin-kemarin hidup saya dihancurkan terus oleh laki-laki. Rasanya menyakitkan ketika kehadiran mereka justru berujung pada kerusakan mental dan fisik saya,” ungkapnya lirih.

Optimisme di Tengah Proses Pemulihan

Meski bayang-bayang masa lalu belum sepenuhnya sirna, Zeda meyakini bahwa setiap langkah kecil yang ia ambil adalah bentuk ikhtiar yang diridhai. Ia mengaku selalu melibatkan Tuhan dalam setiap keputusannya untuk kembali berkarier. Setelah tiga tahun bersabar dan berdoa, ia merasa program televisi baru yang ia jalani adalah jawaban atas segala kesabarannya.

Baca Juga  Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Berlangsung Khidmat dan Lantang

Melalui kisahnya, Zeda ingin mengirimkan pesan kuat bagi para perempuan di luar sana yang mungkin sedang terjebak dalam situasi serupa. Berikut adalah beberapa poin refleksi yang ia bagikan:

  • Jangan pernah merasa tidak berharga atau nothing meskipun sedang berada di situasi sulit.
  • Kesehatan mental adalah prioritas yang harus diperjuangkan, jangan ragu mencari bantuan profesional.
  • Kekuatan terbesar untuk bangkit berasal dari doa dan keteguhan hati untuk masa depan keluarga.
  • Trauma mungkin tidak hilang sepenuhnya, namun kita bisa belajar untuk hidup berdampingan dengannya.

Kisah Zeda Salim adalah pengingat bahwa di balik kemilau dunia selebriti, terdapat perjuangan manusiawi yang sangat nyata. Kini, fokus utamanya adalah menjadi versi terbaik bagi dirinya sendiri dan menjadi tiang penyangga yang kokoh bagi anak dan orang tuanya.

Tentang Penulis
Darman
Darman