Hati Ibu Mana yang Tak Hancur? Denise Chariesta Ungkap Kepiluan Saat Jaden Jadi Sasaran Perundungan Netizen
Kamis, 16 Apr 2026 23:34 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah sorotan publik yang tak henti-hentinya menerpa kehidupan pribadinya, selebgram Denise Chariesta baru-baru ini berbagi kisah yang menyayat hati mengenai putra semata wayangnya, Jaden Bowen Yap. Meski terbiasa menghadapi kontroversi, Denise mengaku tak kuasa menahan kesedihan saat sang buah hati yang masih balita harus menanggung beban hujatan dari para netizen di dunia maya.
Sumpah Serapah di Balik Layar Kaca
Luka seorang ibu tampaknya sedang dirasakan betul oleh Denise. Dalam sebuah kesempatan, ia mencurahkan betapa perih hatinya melihat sang anak menjadi target kebencian orang asing. Fenomena ini bukan hal baru bagi Denise, namun intensitas komentar negatif yang menyerang fisik dan masa depan Jaden sejak usia dini membuatnya terpukul.
“Tentu sedih. Ibu mana pun pasti akan merasakan hal yang sama jika anaknya didoakan yang buruk, dicaci, atau dihina. Bagi saya, kritik yang membangun itu wajar, tapi kalau sudah menyerang pribadi anak, itu lain ceritanya,” ujar Denise dengan nada bicara yang penuh emosi saat merefleksikan perundungan yang menimpa anaknya.
Memilih Memaafkan Ketimbang Membenci
Menariknya, meskipun hatinya terluka, Denise Chariesta menunjukkan kedewasaan yang luar biasa dalam menyikapi para pembenci. Alih-alih meluapkan kemarahan secara meledak-ledak, ia justru mencoba melihat fenomena ini dari sudut pandang yang lebih positif.
“Saya tidak menyimpan dendam. Malahan, saya yakin jauh di lubuk hati mereka, sebenarnya ada rasa sayang untuk Jaden. Buktinya, mereka selalu memperhatikan setiap detail pertumbuhan anak saya,” ungkapnya bijak. Hal ini menjadi bukti nyata transformasi sikap Denise yang kini lebih fokus pada kesehatan mental dan perkembangan putranya di tengah badai kritik.
Inovasi Parenting: Dari Konten Menjadi Lagu
Di tengah polemik tersebut, gaya pengasuhan Denise juga tak luput dari perhatian. Konsep ‘No No Baby’ yang sering ia bagikan di media sosial ternyata memiliki filosofi tersendiri. Denise percaya bahwa pola asuh anak yang lembut dan tanpa kekerasan adalah kunci utama dalam membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
“Pola asuh itu harus lembut. Saya percaya dengan pendekatan yang halus dan tidak kasar, anak akan merasa lebih aman dan jauh lebih dekat dengan kita sebagai orang tuanya,” jelasnya. Tak sekadar menjadi gaya hidup, Denise berencana untuk menuangkan prinsip tersebut ke dalam sebuah lagu berjudul ‘No No Baby’ yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat.
Harapan untuk Jaden di Masa Depan
Sebagai ibu, Denise menyadari bahwa Jaden saat ini belum memahami keruhnya suasana di media sosial. Mengingat usia Jaden yang masih batita (bayi di bawah tiga tahun), Denise menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini agar sang anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.
“Jaden belum mengerti apa-apa. Tugas saya sekarang adalah mengajari dia untuk menjadi anak yang pemaaf. Jadi, suatu saat nanti ketika dia sudah bisa membaca dan melihat komentar-komentar itu, dia tidak akan merasa sakit hati, melainkan bisa memaafkan mereka semua,” pungkasnya dalam sebuah unggahan emosional yang juga menceritakan bagaimana Jaden kecil kini sudah bisa membawa rezeki bagi orang banyak.
Kisah Denise Chariesta ini menjadi pengingat penting bagi publik mengenai dampak perundungan siber, terutama jika sasarannya adalah anak-anak yang belum mengerti kerasnya dunia digital.