Ikuti Kami
kabarmalam.com

Semangat Tak Padam, Pak Tarno Tetap ‘Nge-job’ Sulap di Tengah Perjuangan Jualan Mainan Pakai Kursi Roda

Darman | kabarmalam.com
Senin, 13 Apr 2026 13:54 WIB
Semangat Tak Padam, Pak Tarno Tetap 'Nge-job' Sulap di Tengah Perjuangan Jualan Mainan Pakai Kursi Roda

Kabarmalam.com — Sosok ikonik dengan jargon legendaris “Bim salabim jadi apa, prok-prok-prok” rupanya masih menyimpan api semangat yang luar biasa. Di tengah kondisi fisiknya yang kini tak lagi seprima dulu, Pak Tarno tetap menunjukkan dedikasi tinggi pada dunia yang membesarkan namanya. Meski kini ia sering terlihat berkeliling menjajakan mainan anak-anak di kawasan Warakas, Jakarta Utara dengan bantuan kursi roda, identitasnya sebagai pesulap tidak pernah luntur.

Antara Jualan Mainan dan Panggung Sihir

Ditemui di sela-sela aktivitasnya pada Senin sore, Pak Tarno dengan ramah mengungkapkan bahwa berjualan mainan hanyalah salah satu caranya mengisi waktu dan menyambung hidup. Baginya, panggung sulap adalah rumah kedua yang tak mungkin ditinggalkan begitu saja. Ia menegaskan bahwa tawaran pekerjaan untuk tampil menghibur masyarakat masih terus berdatangan, terutama saat akhir pekan tiba.

Baca Juga  Gerah Difitnah Terlibat Kasus Asusila, Ustaz Solmed Resmi Polisikan Belasan Akun Media Sosial

“Masih ada (pekerjaan sulap). Antara dagang dan sulap itu beda, kalau waktunya sulap ya tetap jalan. Biasanya malam saya masih main di pasar malam. Kalau Sabtu atau Minggu siang, saya sering ke kawasan Kota Tua untuk membantu orang-orang yang ingin berfoto,” ujar Pak Tarno dengan nada bicara yang masih penuh semangat.

Magnet di Kota Tua Jakarta

Kehadiran Pak Tarno di destinasi wisata sejarah tersebut ternyata menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung. Tanpa mematok tarif, ia sering kali diajak berfoto bersama oleh masyarakat yang merindukan sosoknya. Dari interaksi hangat itulah, banyak warga yang memberikan bantuan sukarela sebagai bentuk apresiasi dan dukungan untuk biaya pengobatannya.

Baca Juga  Irma Darmawangsa Ungkap Persiapan Menikah Sambil 'Narik' di Pameran Pernikahan

“Iya, kalau Sabtu dan Minggu saya bantu-bantu foto di sana. Banyak yang minta foto lalu memberi uang dengan ikhlas. Saya tidak pernah meminta, tapi mereka sering bilang, ‘Pak Tarno, ini untuk bantu berobat ya’. Alhamdulillah, saya terima dengan penuh syukur,” tambahnya menceritakan kebaikan hati masyarakat di sekitarnya.

Perjuangan Melawan Sakit dengan Optimisme

Mengenai kondisi kesehatannya, pesulap yang dikenal dengan gaya polosnya ini mengakui bahwa dirinya masih harus menjalani serangkaian pengobatan rutin. Pemeriksaan darah secara berkala tetap dilakukan untuk memantau kondisinya, selain juga mencoba beberapa metode pengobatan alternatif agar bisa kembali pulih sepenuhnya.

Walaupun intensitas kemunculannya di layar kaca sudah jauh berkurang dibandingkan masa jayanya dulu, Pak Tarno tetap memilih untuk terus aktif bergerak. Ia tak ingin hanya berdiam diri di rumah dan meratapi keadaan. Bagi seorang pesulap senior sepertinya, kebahagiaan sejati adalah ketika masih bisa melihat senyuman di wajah penonton, baik itu di panggung megah maupun di sudut-sudut jalanan Jakarta.

Baca Juga  Gagal Berangkat Umrah Akibat Konflik Timur Tengah, Anwar BAB Pilih 'Melipir' ke Thailand Bersama Boiyen

“Intinya setiap hari saya masih tetap ingin menghibur. Sabtu Minggu di Kota Tua, siangnya foto-foto, malamnya kalau ada panggilan ya saya main sulap lagi,” tutupnya dengan senyum yang tetap hangat di balik keterbatasan fisiknya.

Tentang Penulis
Darman
Darman