Ikuti Kami
kabarmalam.com

Cinta di Tengah Pusaran Maut: Kisah Viral Pasangan Pemburu Badai yang Bertunangan di Depan Tornado

Jurnal | kabarmalam.com
Senin, 13 Apr 2026 21:09 WIB
Cinta di Tengah Pusaran Maut: Kisah Viral Pasangan Pemburu Badai yang Bertunangan di Depan Tornado

Kabarmalam.com — Cinta memang bisa mekar di mana saja, bahkan di tengah ancaman maut sekalipun. Inilah yang dibuktikan oleh Bryce Shelton dan Paige Berdomas, sepasang kekasih yang baru-baru ini mencuri perhatian dunia setelah momen pertunangan mereka menjadi kisah viral yang mendebarkan. Bukan di restoran mewah atau taman bunga yang tenang, Bryce memilih untuk berlutut memohon restu sehidup semati tepat di depan pusaran tornado yang tengah mengamuk di South Dakota, Amerika Serikat.

Berawal dari Obsesi yang Sama terhadap Cuaca Ekstrem

Hubungan Bryce dan Paige bukanlah romansa biasa. Keduanya dipersatukan oleh ketertarikan mendalam terhadap fenomena alam yang ekstrem. Pertemuan mereka bermula dari jagat maya, tepatnya melalui komunitas pemerhati cuaca di platform Twitter (sekarang X). Berawal dari diskusi teknis mengenai pola awan dan kecepatan angin, hubungan jarak jauh itu perlahan berubah menjadi ikatan emosional yang kuat.

Baca Juga  Tragedi Malpraktik Jelang Pernikahan: Wang Ranran Bangun dari Koma 92 Hari, Bukti Kekuatan Cinta

“Kami sudah berteman lama di dunia digital. Setelah masing-masing dari kami menyelesaikan hubungan masa lalu, kami menyadari bahwa ada kecocokan yang luar biasa. Pada Juni lalu, kami memutuskan untuk bertemu pertama kalinya demi melakukan hobi yang kami cintai: berburu badai,” ungkap Paige sebagaimana dikutip dari tim redaksi kami.

Rencana Matang Selama 18 Minggu

Bagi Bryce, pertemuan pertama itu bukan sekadar kencan biasa. Ia telah menyiapkan sebuah kejutan besar yang ia simpan rapat-rapat selama hampir lima bulan. Tanpa sepengetahuan Paige, Bryce telah membawa cincin pertunangan di saku pakaiannya selama 18 minggu, menunggu saat yang paling tepat untuk melamar kekasihnya.

“Saya ingin momen ini terjadi di South Dakota, karena ini adalah negara bagian favorit kami. Saya menunggu tornado yang ‘fotogenik’ sebagai latar belakangnya. Dan semuanya berjalan persis seperti yang saya impikan,” ujar Bryce dengan penuh kepuasan. Pertunangan unik ini memang telah dirancang untuk menjadi memori yang tak terlupakan seumur hidup.

Baca Juga  Luka Lama Perrie Edwards: Ungkap Masa 'Neraka' Usai Putus dari Zayn Malik dan Bayang-bayang Gigi Hadid

Momen Menegangkan di Tengah Badai

Tepat pada Sabtu, 28 Juni 2025, saat langit South Dakota mulai menggelap dan badai tornado mulai terbentuk, Paige sama sekali tidak menaruh kecurigaan. Baginya, hari itu hanyalah rutinitas pengejaran badai seperti biasanya. Dengan pakaian santai, kacamata pengaman, dan rambut yang berantakan karena angin kencang, ia keluar dari truk untuk melihat fenomena alam tersebut lebih dekat.

Namun, suasana berubah drastis ketika Bryce mengajaknya berfoto. Di bawah guyuran hujan deras dan suara gemuruh tornado yang kian membesar, Bryce tiba-tiba berlutut. Di tengah kekacauan alam tersebut, ia menawarkan komitmen seumur hidupnya kepada Paige. Momen penuh haru itu pun terjadi di bawah bayang-bayang kekuatan alam yang maha dahsyat.

Tornado ‘Paling Fotogenik’ sebagai Saksi Bisu

Setelah Paige menerima lamaran tersebut, kebahagiaan mereka seolah direstui oleh alam. Bersama rekan sesama pemburu badai, Brandon Copic, pasangan ini melanjutkan perjalanan mengejar sel badai berikutnya. Di sanalah mereka menemukan tornado kedua yang sangat indah dan simetris, sebuah pemandangan yang jarang terjadi.

Baca Juga  Kontroversi Sepatu Valentino Rp 17 Juta: Dipakai Hailey Bieber, Disebut Mirip Kuku Babi oleh Netizen

“Itu adalah tornado terindah yang pernah saya lihat seumur hidup saya,” tutur Paige dengan nada kagum. Foto-foto mereka yang berdiri di depan pusaran angin raksasa tersebut kini menghiasi berbagai platform media sosial, memicu decak kagum dari netizen global.

Dukungan pun mengalir deras dari komunitas pemburu badai lainnya. Saat mereka berhenti untuk mengunggah kabar bahagia tersebut, rekan-rekan seprofesi langsung menghampiri untuk memberikan pelukan dan selamat. Bagi Bryce dan Paige, badai bukan lagi sekadar ancaman, melainkan saksi bisu bersatunya dua hati dalam sebuah ikatan yang kuat dan tak tergoyahkan.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com