Ikuti Kami
kabarmalam.com

Semangat Tak Padam, Jaja Miharja Ungkap Alasan Tetap Produktif Ciptakan Lagu di Masa Tua

Darman | kabarmalam.com
Minggu, 12 Apr 2026 13:08 WIB
Semangat Tak Padam, Jaja Miharja Ungkap Alasan Tetap Produktif Ciptakan Lagu di Masa Tua

Kabarmalam.com — Usia dan kondisi fisik boleh saja tak lagi prima, namun api semangat sang legenda Jaja Miharja seolah tak pernah meredup. Meski kini harus beraktivitas dengan bantuan kursi roda dan tongkat, seniman serba bisa ini membuktikan bahwa dedikasinya terhadap dunia hiburan tanah air melampaui batas keterbatasan fisik.

Baru-baru ini, aktor sekaligus penyanyi dangdut senior tersebut kembali menyapa publik dengan kabar membanggakan. Jaja mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menuntaskan sebuah proyek lagu kolaborasi bersama presenter kondang Irfan Hakim. Proyek terbaru yang bertajuk “Siti Dinamit” ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitasnya tetap mengalir deras.

Melawan Lupa Melalui Nada

Saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jaja Miharja menceritakan bahwa keputusannya untuk terus bekerja bukan semata-mata karena urusan materi. Ada misi kesehatan yang jauh lebih krusial di balik langkah-langkah kecilnya yang kini dibantu tongkat.

Baca Juga  Strategi Aditya Zoni Jaga Ketenangan Ammar Zoni: Batasi Komunikasi dengan Dokter Kamelia Demi Mental Kakak

“Satu, biar nggak pikun. Betul itu. Harus banyak gerak. Dokter bahkan menyarankan Ayah untuk tetap membawa mobil sendiri,” ungkap sosok yang akrab disapa Ayah Jaja ini dengan nada bicara yang masih menunjukkan ciri khasnya.

Bagi Jaja, berdiam diri tanpa melakukan aktivitas produktif justru bisa memperburuk kondisi kesehatannya. Melalui proses menciptakan lagu dan menjalani syuting, ia merasa fungsi kognitif dan fisiknya tetap terjaga. Aktivitas ini seolah menjadi terapi alami untuk menjaga kebugaran di hari tua.

Rahasia Handuk di Leher Sang Legenda

Selain semangatnya yang tak kunjung padam, ada satu pemandangan menarik yang kerap melekat pada penampilan Jaja Miharja belakangan ini, yakni kain yang melingkar di lehernya. Banyak yang mengira itu adalah syal untuk bergaya, namun Jaja memiliki penjelasan sederhana nan pragmatis di baliknya.

Baca Juga  Fajar Sadboy Tampil Pangling dan Makin 'Skena', Ungkap Filosofi Jam Tangan Hingga Kriteria Kekasih Baru

“Biasanya bukan syal, tapi handuk. Ini buat mengurangi keringat. Ayah memang mudah berkeringat kalau lagi kerja,” jelasnya sembari tersenyum. Kebiasaan membawa handuk ini rupanya sudah ia jalani sejak lama dan menjadi ‘senjata wajib’ setiap kali ia turun ke lokasi syuting.

Dedikasi yang Menjadi Inspirasi

Kisah Jaja Miharja adalah potret nyata tentang seorang seniman sejati yang enggan menyerah pada keadaan. Meski harus mengonsumsi puluhan butir obat setiap harinya, ia tetap memilih untuk bergerak, berkarya, dan menghibur masyarakat. Baginya, dunia hiburan bukanlah sekadar tempat mencari nafkah, melainkan panggung untuk terus merayakan kehidupan.

Dengan rilisnya lagu “Siti Dinamit”, Jaja berharap pesan tentang semangat pantang menyerah ini dapat tersampaikan kepada generasi muda. Bahwa keterbatasan fisik bukanlah alasan untuk berhenti mengeksplorasi potensi diri.

Baca Juga  Dedikasi Tanpa Batas Aldi Taher: Berjuang Lewat Bisnis Burger Demi Kesembuhan Sang Ibu
Tentang Penulis
Darman
Darman