Ikuti Kami
kabarmalam.com

Fenomena Pet-fishing: Saat Hewan Peliharaan Jadi ‘Senjata Ampuh’ Mencari Jodoh di Aplikasi Kencan

Jurnal | kabarmalam.com
Sabtu, 11 Apr 2026 17:16 WIB
Fenomena Pet-fishing: Saat Hewan Peliharaan Jadi 'Senjata Ampuh' Mencari Jodoh di Aplikasi Kencan

Kabarmalam.com — Dunia kencan digital seakan tidak pernah kehabisan istilah baru. Setelah sempat ramai dengan fenomena catfishing yang meresahkan, kini muncul tren unik yang dikenal dengan sebutan pet-fishing. Alih-alih memalsukan identitas secara total, pelaku pet-fishing memanfaatkan pesona hewan peliharaan di profil mereka untuk memikat hati calon pasangan.

Istilah pet-fishing merujuk pada strategi seseorang yang sengaja memajang foto bersama anjing, kucing, atau hewan lucu lainnya di profil aplikasi kencan. Tujuannya sederhana namun efektif: menarik perhatian, membangun citra positif, dan tentu saja, menjadi bahan obrolan atau ice breaker yang natural.

Magnet Ketertarikan yang Tak Terbantahkan

Data terbaru dari platform kencan happn mengungkapkan fakta menarik. Sekitar 19% pencari jodoh mengaku pernah atau setidaknya mempertimbangkan untuk menggunakan foto bersama hewan peliharaan guna mempercantik profil mereka. Hasilnya pun cukup signifikan; profil yang menampilkan interaksi dengan hewan cenderung mendapatkan tingkat keterlibatan atau match yang lebih tinggi.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Cinta 10 April: Gemini Waspada Gangguan Luar, Saatnya Leo Redam Ego

Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya terletak pada persepsi psikologis. Keberadaan hewan dalam bingkai foto membuat seseorang terlihat jauh lebih ramah, hangat, dan dapat dipercaya. Sebanyak 21% responden sepakat bahwa membicarakan anabul (anak bulu) adalah cara terbaik untuk mencairkan suasana yang kaku di awal perkenalan.

Sinyal ‘Green Flag’ bagi Generasi Muda

Bagi banyak orang, melihat calon pasangan yang menyayangi binatang adalah sebuah indikator kepribadian yang positif. Survei tersebut mencatat bahwa 26% pengguna melihat pemilik hewan sebagai sosok yang lembut dan penyayang, sementara 22% lainnya menganggap hal ini sebagai sinyal green flag atau tanda positif dalam sebuah hubungan asmara.

Tren ini sangat kuat terasa di kalangan generasi muda, terutama mereka yang berusia di bawah 30 tahun. Bagi mereka, berfoto dengan anjing atau kucing bukan sekadar pamer estetika, melainkan simbol empati, tanggung jawab, dan kematangan emosional. Kualitas-kualitas inilah yang kini menjadi kriteria utama yang dicari dalam diri pasangan hidup.

Baca Juga  Aksi Unik Anak Poppy Sovia: Bawa Tokek Kesayangan di Tengah Sesi Foto Lebaran Keluarga

Waspada Strategi ‘Pinjam Hewan’

Namun, di balik kehangatan foto-foto tersebut, terselip sisi lain yang perlu diwaspadai. Tidak semua orang yang berpose dengan hewan lucu benar-benar memilikinya. Muncul fenomena di mana pengguna aplikasi kencan sengaja ‘meminjam’ hewan milik teman atau kerabat hanya demi konten profil yang menarik.

Meski strategi ini terbukti ampuh meningkatkan jumlah pengagum di awal, ada risiko besar yang mengintai. Ketidakjujuran ini bisa menjadi bumerang yang merusak kepercayaan ketika hubungan mulai melangkah ke tahap yang lebih serius. Kejujuran tetap menjadi fondasi utama dalam tren kencan apa pun.

Fenomena pet-fishing secara tidak langsung menunjukkan adanya pergeseran nilai dalam mencari pasangan. Saat ini, daya tarik fisik semata tidak lagi cukup. Banyak orang mulai mengutamakan aspek kepribadian yang tercermin melalui kepedulian terhadap makhluk hidup lain, sebuah bukti bahwa kehangatan hati kini memiliki nilai jual yang tinggi di pasar asmara digital.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Hari Ini 8 April: Tantangan Cancer, Refleksi Leo, dan Pesan Bijak untuk Virgo
Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com