Pondasi Spiritual Sejak Balita: Cara Atta Halilintar Membekali Ameena dan Azzura dengan Ilmu Agama
Jumat, 10 Apr 2026 23:09 WIBKabarmalam.com — Membangun pondasi spiritual sejak usia dini kini menjadi komitmen utama YouTuber ternama Atta Halilintar dalam membesarkan kedua buah hatinya. Di tengah hiruk-pikuk dunia hiburan, Atta memilih untuk menanamkan nilai-nilai religius yang kuat bagi Ameena Hanna Nur Atta dan Azzura Humaira Nur Atta sebagai bekal masa depan mereka.
Tanggung Jawab Ayah dalam Menanamkan Nilai Agama
Sebagai kepala keluarga, Atta Halilintar memandang pendidikan agama bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah amanah besar. Saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, ia menekankan bahwa seorang ayah memiliki peran krusial dalam membentuk karakter anak perempuan melalui pemahaman spiritual yang mumpuni.
“Aku sih yang pasti namanya ayah punya tanggung jawab buat anak perempuannya supaya bisa punya ilmu agama yang baik,” ujar Atta dengan nada serius namun hangat pada Jumat (10/4/2026).
Membiasakan Zikir Sejak Usia Batita
Langkah nyata yang diambil suami Aurel Hermansyah ini adalah dengan mengenalkan bacaan zikir sejak anak-anaknya masih sangat belia. Ameena, sang putri sulung, diketahui sudah mulai diajarkan dasar-dasar zikir sejak menginjak usia dua tahun. Pola asuh serupa kini juga diterapkan kepada sang adik, Azzura.
Meskipun aktif di media sosial, Atta mengaku tidak semua proses belajar sang anak dijadikan konten. “Dari umur 2 tahun, 3 tahun. Azzura juga sudah, cuma kemarin belum di-upload saja. Jarang juga karena kadang-kadang ada hafalan-hafalan yang tidak divideoin,” ungkap sulung dari keluarga Gen Halilintar tersebut.
Zikir Sebagai Benteng Diri dan Ketenangan Jiwa
Bagi Atta, zikir memiliki esensi lebih dari sekadar hafalan. Ia berharap kebiasaan ini dapat menjadi instrumen bagi anak-anaknya untuk meraih ketenangan batin dan menjadi pelindung dari berbagai pengaruh negatif saat mereka tumbuh dewasa nanti.
- Mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sejak dini.
- Menjaga kesehatan mental dan ketenangan jiwa anak.
- Menjadi benteng kepribadian dalam menghadapi tantangan zaman.
Menariknya, kakak dari Thariq Halilintar ini memiliki metode unik agar proses belajar tidak terasa membosankan. Ia menciptakan suasana kompetisi yang menyenangkan bagi Ameena dan Azzura.
“Tapi aku senang sih punya target-target buat anak-anakku, jadi mereka itu seperti berlomba satu sama lain: ‘Aku ngafalin apa, aku ngafalin apa’. Menurutku itu satu hal yang bagus untuk perkembangan mereka,” pungkasnya menutup pembicaraan.