Mencekam! Gempa M 7,6 Guncang Bitung, Sejumlah Rumah di Ternate Dilaporkan Roboh
Jumat, 03 Apr 2026 01:17 WIB
Kabarmalam.com – Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pagi, menyisakan kerusakan serius hingga ke wilayah Ternate, Maluku Utara. Guncangan hebat yang terjadi pukul 06.48 WIT ini menyebabkan sejumlah bangunan di Kelurahan Gambesi mengalami kerusakan signifikan.
Detik-Detik Kerusakan di Ternate
Berdasarkan data yang dihimpun, gempa yang berpusat di kedalaman 18 km tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah. Di Kelurahan Gambesi, Ternate, beberapa rumah warga mengalami keretakan pada dinding dan kerusakan atap. Sejumlah personel kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mendata dampak kerusakan yang dialami masyarakat.
Meskipun BMKG telah resmi mengakhiri peringatan dini tsunami, warga tetap diminta waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi. Tim ahli dari BMKG juga telah diterjunkan ke wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara untuk melakukan survei mendalam terkait dampak getaran ini.
Laporan Korban Jiwa dan Dampak Infrastruktur
Dampak dari gempa tektonik ini ternyata cukup fatal. Basarnas melaporkan satu warga meninggal dunia dan satu lainnya mengalami patah kaki akibat tertimpa reruntuhan di wilayah terdampak. Selain pemukiman warga, Kementerian PU juga mulai melakukan pengecekan terhadap infrastruktur publik untuk memastikan keamanan jembatan dan jalan raya.
Berikut adalah rincian fakta terkait gempa Bitung-Ternate:
- Kekuatan: Magnitudo 7,6
- Waktu Kejadian: Kamis, 2 April 2026, pukul 06.48 WIT
- Pusat Gempa: Perairan Bitung (Kedalaman 18 km)
- Wilayah Terdampak Parah: Ternate (Kelurahan Gambesi) dan Manado
- Status Tsunami: Berakhir (Laut Stabil)
Pemerintah daerah bersama Polda Sulut terus melakukan patroli mitigasi guna memastikan keselamatan warga pascagempa. Warga diimbau untuk tidak termakan isu hoaks dan selalu memantau informasi resmi dari kanal BMKG maupun pihak berwenang setempat.