Sulteng Mencekam! Puluhan Rumah di Banggai dan Morowali Diterjang Banjir Bandang
Kamis, 02 Apr 2026 22:57 WIB
Kabarmalam.com – Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu luapan sungai yang merendam puluhan pemukiman warga di Kabupaten Banggai dan Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Musibah ini dipicu oleh curah hujan ekstrem di wilayah pegunungan yang berlangsung selama berjam-jam pada Rabu malam.
Dampak Banjir di Kabupaten Banggai
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, wilayah Kecamatan Balantak Utara di Kabupaten Banggai menjadi salah satu titik terparah. Di Desa Pangkalaseang Baru, sebanyak 10 rumah warga terdampak, mencakup puluhan jiwa termasuk lansia dan balita. Sementara itu, di Desa Pangkalaseang, luapan air merendam 42 unit rumah yang dihuni oleh sekitar 130 jiwa.
Morowali Ikut Terendam, Fasilitas Pendidikan Terdampak
Tak hanya Banggai, Kabupaten Morowali juga mengalami situasi serupa tepatnya di Kecamatan Bungku Tengah. Di Desa Tofuti, sebanyak 12 rumah warga dilaporkan terendam, termasuk kompleks asrama polisi. Sementara di Kelurahan Mendui, tercatat 13 rumah warga dan satu bangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) turut tergenang air bah akibat cuaca buruk tersebut.
Kebutuhan Mendesak dan Kondisi Terkini
Hingga saat ini, pihak Pusdalops BPBD di masing-masing kabupaten terus melakukan asesmen di lapangan. Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, warga sangat membutuhkan bantuan logistik berupa pangan, selimut, dan alas tidur. Selain itu, normalisasi sungai dan perbaikan drainase menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah banjir susulan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, menyatakan bahwa air kini sudah mulai surut dan kondisi berangsur kondusif. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada penuh terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah Sulawesi Tengah.