Rahasia Mindfulness Maudy Ayunda: Ubah Ritual Mandi Menjadi Terapi Pemulihan Mental
Minggu, 05 Jul 2026 10:34 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah hiruk-pikuk jadwal yang padat sebagai aktris papan atas, penyanyi, hingga ikon mode, Maudy Ayunda ternyata memiliki cara yang sangat membumi untuk menjaga keseimbangan batinnya. Alih-alih mencari pelarian yang rumit, pelantun lagu ‘Perahu Kertas’ ini justru menemukan ketenangan di dalam kamar mandi melalui rutinitas perawatan tubuh yang ia jalani setiap hari.
Bagi istri dari Jesse Choi ini, menggunakan produk perawatan kulit bukan sekadar urusan estetika atau kecantikan luar semata. Maudy memandang momen tersebut sebagai sebuah ritual pemulihan mental yang sangat berharga untuk menenangkan pikiran yang sering kali terasa penuh dan sesak akibat tuntutan pekerjaan.
Melatih Mindfulness di Balik Pintu Kamar Mandi
Maudy mengungkapkan bahwa stres sering kali muncul karena pikiran kita terjebak dalam kecemasan akan masa depan atau bayang-bayang penyesalan di masa lalu. Oleh karena itu, ia memanfaatkan waktu mandi sebagai sarana untuk melatih mindfulness atau kesadaran penuh. Menurutnya, kunci utama dari efektivitas ritual ini adalah dengan melepaskan diri sepenuhnya dari gangguan teknologi.
“Rutinitas skincare itu mengharuskan kita untuk ‘hadir’ sepenuhnya. Tidak bisa sambil bermain ponsel atau melakukan hal lain. Jadi, misalnya saat kita sedang mandi, kita melakukannya perlahan, merasakan sensasi sabun di kulit,” ujar Maudy Ayunda dalam sebuah acara kecantikan bertajuk ‘Relief Starts Here’ di kawasan Senayan, Jakarta.
Memasuki Keadaan Flow Melalui Body Lotion
Lebih lanjut, aktris multitalenta ini menjelaskan bahwa setelah selesai mandi, ia akan melanjutkan ritualnya dengan mengaplikasikan body lotion ke seluruh tubuh. Baginya, momen tersebut adalah waktu di mana ia secara perlahan memasuki kembali state of flow—sebuah kondisi mental di mana seseorang merasa tenang dan fokus secara utuh.
“Menurut aku, itu adalah sesuatu yang sangat terapeutik. Karena di momen itulah kita hadir untuk diri sendiri dan benar-benar merawat apa yang kita miliki,” tambahnya dengan nada antusias.
Sentuhan Fisik sebagai Bentuk Kasih Sayang pada Diri Sendiri
Maudy juga menyoroti pentingnya sentuhan fisik saat merawat kulit, terutama pada area-area yang sering terabaikan seperti kutikula yang kering. Bagi Maudy, meluangkan waktu beberapa menit dalam keheningan tanpa kebisingan dunia luar adalah bentuk apresiasi tertinggi terhadap diri sendiri.
“Di momen itu, aku diingatkan kembali bahwa di antara semua kebisingan hidup ini, aku ternyata berharga. Aku bisa menyayangi diriku sendiri dan memberikan rasa tenang lewat hal sesimpel menggunakan body care. Itulah makna self-care yang sesungguhnya bagi aku,” pungkas Maudy menutup ceritanya.
Melalui perspektif ini, Maudy Ayunda mengajak setiap orang untuk lebih menghargai waktu personal mereka. Bahwa kesehatan mental tidak selalu membutuhkan biaya besar, melainkan bisa dimulai dari bagaimana kita menghadirkan diri secara penuh dalam rutinitas harian yang paling sederhana sekalipun.