Dilema Riasan: Concealer atau Foundation Dulu? Inilah Rahasia Tampilan Flawless Ala Profesional
Selasa, 02 Jun 2026 10:34 WIB
Kabarmalam.com — Pernahkah Anda berdiri di depan cermin, memegang concealer dan foundation, lalu tiba-tiba ragu mana yang harus dipulas terlebih dahulu? Pertanyaan klasik dalam dunia kecantikan ini sering kali memicu perdebatan panjang, bahkan di kalangan pecinta makeup berpengalaman sekalipun.
Sebenarnya, tidak ada aturan kaku yang tertulis di atas batu mengenai urutan riasan wajah. Namun, memahami logika di balik setiap urutan bisa menjadi penentu apakah riasan Anda akan tampak halus menyatu dengan kulit atau justru terlihat berat dan tidak natural. Mari kita bedah perspektif dari para ahli rias profesional mengenai teknik makeup flawless ini.
Filosofi Foundation Sebagai Kanvas Utama
Bagi mayoritas penata rias profesional, mengaplikasikan foundation terlebih dahulu adalah langkah yang paling logis. Mengapa demikian? Foundation dirancang sebagai fondasi atau kanvas dasar untuk meratakan warna kulit secara keseluruhan, menyamarkan kemerahan, dan menutupi ketidaksempurnaan ringan.
Kim Baker, seorang MUA ternama sekaligus pendiri Glamazon Beauty, menegaskan bahwa menggunakan dasar riasan di awal memungkinkan produk menyatu sempurna dengan kulit sebelum “disempurnakan” oleh concealer. Senada dengan itu, Robert Sesnek yang merupakan penata rias selebriti, menyarankan penggunaan foundation dalam lapisan tipis saja.
“Jika formulanya tepat, lapisan tipis sudah cukup. Concealer barulah ditambahkan pada area spesifik yang memang membutuhkan cakupan lebih tinggi,” jelas Sesnek. Strategi ini mencegah tampilan wajah yang terlalu tebal atau cakey, sekaligus menghemat penggunaan produk karena Anda tidak perlu menutupi seluruh wajah dengan concealer yang konsistensinya lebih kental.
Kapan Concealer Harus Maju Lebih Dulu?
Meski foundation sering menjadi pembuka, ada kondisi tertentu di mana concealer justru mengambil peran utama di awal. Teknik ini biasanya menjadi andalan untuk kebutuhan fotografi editorial, pemotretan, atau penampilan di depan layar kaca televisi.
Cahaya lampu studio yang sangat terang cenderung menonjolkan area-area tertentu pada wajah, sehingga membutuhkan koreksi warna yang lebih intens di awal. Selain itu, teknik ini sangat efektif jika Anda menggunakan color corrector untuk menetralisir lingkaran hitam di bawah mata yang membandel atau bekas jerawat yang gelap.
Sebastien Tardif, pendiri Veil Cosmetics, menjelaskan bahwa penggunaan concealer di awal—khususnya yang memiliki shade sedikit lebih gelap atau berfungsi sebagai korektor—dapat memberikan dimensi yang lebih baik saat ditutup kembali dengan foundation. “Area mata akan terlihat lebih segar dan kontur wajah pun lebih terdefinisi secara halus,” ungkapnya.
Tips Penting: Perhatikan Tekstur dan Teknik
Satu hal yang wajib Anda ingat dalam urutan urutan makeup adalah keselarasan tekstur. Hindari mencampur produk cair di atas produk bubuk. Sebagai contoh, jika Anda menggunakan foundation jenis powder, mengoleskan concealer cair setelahnya justru akan merusak tekstur riasan dan membuatnya menggumpal tidak merata.
Pada akhirnya, apakah Anda tim ‘foundation dulu’ atau ‘concealer dulu’, kuncinya terletak pada teknik pembauran (blending) yang sabar. Bereksperimen dengan kedua urutan tersebut adalah cara terbaik untuk menemukan mana yang paling cocok dengan jenis kulit dan preferensi tips kecantikan personal Anda.