Ikuti Kami
kabarmalam.com

Berapa Kali Idealnya Cuci Muka dalam Sehari? Simak Penjelasan Ahli Dermatologi Agar Kulit Tetap Sehat

Jurnal | kabarmalam.com
Minggu, 05 Jul 2026 14:34 WIB
Berapa Kali Idealnya Cuci Muka dalam Sehari? Simak Penjelasan Ahli Dermatologi Agar Kulit Tetap Sehat

Kabarmalam.com — Dalam ritual perawatan wajah, mencuci muka sering kali dianggap sebagai langkah paling dasar. Namun, di balik kesederhanaannya, tersimpan perdebatan klasik yang tak kunjung usai: seberapa sering sebenarnya kita harus membersihkan wajah dalam sehari? Sebagian orang merasa cukup sekali saat mandi, sementara yang lain bersikeras bahwa tiga kali adalah angka keramat untuk memastikan pori-pori benar-benar bersih. Lalu, apa kata para ahli?

Menjaga kebersihan wajah bukan sekadar rutinitas penghilang debu. Menurut dr. Lauren Moy, seorang pakar bedah plastik dan dermatolog ternama dari Beverly Hills, mencuci muka adalah fondasi agar produk skincare selanjutnya dapat terserap dengan sempurna ke dalam lapisan kulit. Tanpa pembersihan yang tepat, investasi Anda pada serum atau pelembap mahal mungkin akan berakhir sia-sia.

Risiko Tersembunyi di Balik Wajah yang Kotor

Dr. Moy menekankan bahwa malas mencuci muka bukan hanya soal wajah yang terasa lengket. Penumpukan minyak berlebih, sel kulit mati, dan residu polusi yang dibiarkan menetap dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Dampaknya jelas: kemunculan jerawat dan komedo yang membandel.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Cinta 30 Mei: Strategi Menjaga Keharmonisan bagi Aries hingga Sagitarius

“Kebiasaan melewatkan cuci muka, terutama bagi mereka yang rutin menggunakan riasan wajah, dapat menyebabkan kulit tampak kusam, tekstur tidak rata, hingga risiko iritasi kronis,” jelas dr. Moy sebagaimana dilansir dari Real Simple. Namun, ia juga mengingatkan bahwa terlalu agresif dalam membersihkan wajah justru bisa menjadi bumerang bagi kesehatan kulit.

Frekuensi Ideal: Menemukan Titik Tengah

Lantas, berapa kali frekuensi yang dianggap ideal? Para ahli, termasuk Holly Mueller dari Med 44 Arcadia dan dr. Kseniya Kobets, sepakat bahwa angka dua adalah frekuensi paling optimal bagi mayoritas orang.

  • Pagi Hari: Ritual ini berfungsi untuk mengangkat sisa keringat, sebum yang diproduksi saat tidur, serta residu produk perawatan malam. Kondisi wajah yang bersih di pagi hari sangat krusial agar sunscreen dan antioksidan dapat bekerja maksimal melindungi kulit dari paparan radikal bebas.
  • Malam Hari: Inilah waktu yang paling kritis. Setelah seharian beraktivitas, kulit memikul beban berat berupa polusi, debu, dan sisa makeup. Membersihkan wajah di malam hari adalah cara memberikan waktu bagi kulit untuk bernapas dan beregenerasi selama kita terlelap.
Baca Juga  Suede Bronzer: Evolusi Riasan 'Sun-Kissed' yang Bakal Merajai Tren Makeup 2026

Panduan Khusus Berdasarkan Jenis Kulit

Setiap individu memiliki karakter kulit yang unik, sehingga pendekatan perawatan wajah pun tidak bisa disamaratakan. Berikut adalah panduan berdasarkan tipe kulit Anda:

1. Kulit Kering dan Sensitif
Banyak yang mengira kulit kering cukup dibilas dengan air saja. Faktanya, air saja tidak mampu mengangkat kotoran berminyak yang menyumbat pori. Pilihlah pembersih dengan tekstur krim atau minyak (cleansing oil) yang mengandung bahan hidrasi seperti hyaluronic acid, glycerin, atau niacinamide untuk menjaga kelembapan alami.

2. Kulit Rentan Berjerawat (Acne-Prone)
Gunakan pembersih bertekstur gel yang ringan atau berbasis air. Pastikan produk tersebut memiliki label non-comedogenic untuk memastikan tidak ada pori-pori yang tersumbat setelah proses pembersihan.

Baca Juga  Rahasia Wajah Flawless: Panduan Memilih Jenis Bedak Sesuai Karakter Kulit Anda

3. Kulit Berminyak
Pemilik kulit berminyak sering kali terjebak dalam mitos bahwa semakin sering cuci muka, maka minyak akan hilang. Dr. Moy memperingatkan bahwa hal ini justru berbahaya. Menghilangkan minyak alami secara berlebihan akan merusak skin barrier. Akibatnya, kulit justru akan memproduksi minyak lebih banyak sebagai mekanisme pertahanan, yang berujung pada iritasi dan jerawat yang lebih parah.

Kapan Boleh Mencuci Muka Lebih dari Dua Kali?

Hanya ada satu kondisi yang membolehkan Anda mencuci muka lebih dari jadwal rutin, yakni setelah berolahraga. Membilas keringat sesegera mungkin sangat penting untuk mencegah bakteri berkembang biak dan menyumbat pori-pori akibat keringat yang mengering.

Sebagai penutup, bagi Anda yang ingin hasil maksimal, teknik double cleansing dengan bantuan micellar water bisa menjadi solusi praktis sebelum menggunakan pembersih utama. Dan yang terpenting, jangan pernah lupa mengoleskan pelembap setelah mencuci muka untuk mengunci hidrasi agar kulit tetap kenyal dan sehat.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com