Skandal Panas Bos Sepak Bola Brasil: Benarkah Dana Federasi Dipakai Membiayai ‘Sugar Baby’?
Selasa, 23 Jun 2026 08:34 WIB
Kabarmalam.com — Dunia sepak bola internasional kembali diguncang isu miring yang memalukan. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada Presiden Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF), Samir Xaud. Pria berusia 42 tahun itu tengah menghadapi tuduhan serius terkait skandal perselingkuhan yang melibatkan penggunaan dana federasi untuk membiayai gaya hidup mewah sejumlah perempuan yang diduga memiliki hubungan istimewa dengannya.
Plesir Mewah di Manhattan dan Sandiwara di Meksiko
Nama influencer sekaligus pengusaha kebugaran, Camila Cristina Andrade, mendadak menjadi buah bibir setelah disebut-sebut sebagai ‘sugar baby’ sang bos sepak bola. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Xaud menerbangkan Camila ke New York untuk menikmati liburan selama delapan hari di Hyatt Regency Grand Central, Manhattan. Reservasi hotel mewah tersebut dilaporkan dibuat langsung atas nama Xaud.
Skenario perjalanan ini terbilang berani. Setelah meninggalkan Camila di New York, Xaud sempat kembali ke Brasil untuk menghadiri pertandingan tim nasional putri pada 8 Juni. Tak lama berselang, ia terbang ke Mexico City untuk menghadiri pembukaan Piala Dunia Antarklub. Di sana, ia tampil sebagai sosok suami teladan di samping istrinya, Natalia Xaud, perempuan yang telah dinikahinya selama lebih dari 20 tahun.
Jejak Mewah Hingga ke Qatar
Penyelidikan yang dilakukan oleh portal berita Leo Dias mengungkapkan bahwa Camila bukanlah satu-satunya. Xaud juga diduga membiayai perjalanan model dan influencer Tamares Fernandes Barcellos ke Qatar pada Desember tahun lalu untuk menghadiri FIFA Intercontinental World Cup. Fasilitas yang diberikan pun tidak main-main: tiket pesawat kelas bisnis maskapai Emirates dan menginap di Ritz-Carlton Doha.
Dokumen yang berhasil diperoleh media menunjukkan bahwa federasi sepak bola tersebut harus merogoh kocek hampir US$3.400 hanya untuk biaya penginapan. Muncul dugaan kuat bahwa sejak menjabat sebagai pucuk pimpinan CBF, Xaud kerap memanfaatkan dana organisasi untuk membiayai perjalanan orang-orang terdekatnya ke berbagai ajang olahraga internasional di luar Brasil.
Bantahan CBF dan Transparansi yang Dipertanyakan
Menanggapi kabar yang kian memanas, pihak Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) segera memberikan klarifikasi resmi. Mereka menolak keras tuduhan penyalahgunaan dana organisasi dan menegaskan bahwa seluruh pengeluaran terkait dengan aktivitas institusional.
“CBF menjunjung tinggi transparansi dan tanggung jawab administratif. Pengeluaran pribadi para direktur ditanggung oleh individu masing-masing, bukan oleh organisasi,” tulis pernyataan resmi tersebut. Meskipun demikian, laporan dari Infobae menyebutkan bahwa Xaud akhirnya membayar biaya hotel di New York secara pribadi setelah kasus ini mencuat ke publik.
Hingga saat ini, publik masih mempertanyakan integritas manajemen CBF. Meski klaim pengembalian dana telah dilakukan untuk satu kasus, jejak penggunaan dana federasi untuk perjalanan lain tetap menjadi teka-teki yang mencoreng citra sepak bola Brasil di mata dunia.