Rahasia Kebersihan Pakaian Dalam: Berapa Kali Idealnya Bra Harus Dicuci?
Minggu, 21 Jun 2026 15:34 WIB
Kabarmalam.com — Sering kali dianggap sebagai hal sepele, urusan mencuci bra ternyata menyimpan detail penting yang berdampak langsung pada kesehatan kulit dan kenyamanan sehari-hari. Sebagai pakaian yang bersentuhan langsung dengan area sensitif, bra tidak hanya berfungsi sebagai penopang, tetapi juga menjadi ‘penyerap’ keringat, minyak alami tubuh, hingga sisa produk perawatan kulit yang kita gunakan.
Kondisi cuaca yang panas dan lembap, terutama di wilayah tropis, membuat payudara lebih mudah berkeringat. Tanpa perawatan yang tepat, bra bisa berubah menjadi sarang bakteri yang memicu iritasi. Kemunto Mokaya, seorang dokter spesialis kulit bersertifikat asal Texas, menekankan bahwa bra yang bersih bukan sekadar masalah estetika. “Mengenakan bra yang segar dan bebas bau akan meningkatkan rasa percaya diri sekaligus menjaga kulit tetap sehat,” ungkapnya.
Berapa Frekuensi yang Ideal?
Lantas, muncul pertanyaan klasik: seberapa sering kita harus mencucinya? Hingga kini memang belum ada studi tunggal yang menetapkan aturan kaku. Namun, para ahli kesehatan seperti Dr. Mokaya menyarankan agar bra dicuci setelah beberapa kali pemakaian. Senada dengan hal tersebut, Christine Greves, seorang ginekolog dari Orlando Health Women’s Institute, memberikan patokan yang lebih spesifik: cucilah bra setiap dua hingga tiga kali pemakaian.
Seni Mencuci Bra Agar Awet
Banyak wanita yang mengeluh bra mereka cepat melar atau rusak. Kuncinya ternyata ada pada cara pencucian. Menurut panduan dari produsen peralatan rumah tangga, Whirlpool, metode terbaik untuk menjaga kualitas serat kain adalah dengan mencuci menggunakan tangan. Gunakan air dingin dan deterjen berbahan lembut, terutama untuk bra yang memiliki busa atau padding.
Jika jadwal padat memaksa Anda menggunakan mesin cuci, pastikan bra dimasukkan ke dalam kantong cucian (laundry bag) khusus untuk melindungi bentuk kawat dan pengaitnya. Satu hal yang sering dilupakan adalah proses pembilasan. “Pastikan membilas bra berkali-kali untuk menghilangkan residu deterjen yang tertinggal, karena sisa kimia tersebut bisa menjadi pemicu utama iritasi kulit,” tambah Dr. Mokaya.
Strategi Memperpanjang Masa Pakai
Mencuci terlalu sering memang berisiko merusak elastisitas bra. Agar bra tetap segar lebih lama di antara waktu pencucian, ada beberapa langkah cerdas yang bisa dilakukan:
- Gunakan antiperspiran untuk menekan produksi keringat berlebih di area lipatan payudara.
- Berusahalah tetap berada di lingkungan yang sejuk untuk meminimalisir kelembapan.
- Lepaskan bra saat tidak diperlukan. Dr. Greves bahkan sangat menyarankan untuk tidur tanpa bra guna memberikan kesempatan bagi kulit dan jaringan tubuh untuk ‘bernapas’.
Jika Anda merasa kurang nyaman tidur tanpa penyangga, pilihlah bra tanpa kawat (wireless) dengan bahan katun yang lembut demi kenyamanan maksimal di malam hari.
Perlakuan Khusus untuk Sports Bra dan Nursing Bra
Tidak semua bra diciptakan sama. Untuk sports bra, aturannya jauh lebih ketat. Pakaian ini dirancang untuk aktivitas intens, sehingga wajib langsung dicuci setelah digunakan. Pengecualian hanya berlaku jika Anda melakukan olahraga sangat ringan yang tidak memicu keringat, seperti peregangan atau yoga ringan.
Hal yang sama berlaku bagi ibu menyusui. Nursing bra harus segera diganti dan dicuci jika terkena rembesan ASI. Penggunaan nursing pad atau penampung ASI sangat disarankan untuk menjaga bra tetap kering dan higienis. Ingatlah bahwa penelitian menunjukkan kemampuan topangan bra mulai menurun secara signifikan setelah melewati 25 kali pencucian atau sekitar 60 jam pemakaian. Oleh karena itu, melakukan perawatan pakaian dengan teliti adalah investasi untuk kesehatan dan kenyamanan jangka panjang Anda.