Ikuti Kami
kabarmalam.com

Tragedi Penikaman 20 Kali: Aktor Nick Pasqual Divonis 32 Tahun Penjara atas Percobaan Pembunuhan

Jurnal | kabarmalam.com
Kamis, 04 Jun 2026 13:35 WIB
Tragedi Penikaman 20 Kali: Aktor Nick Pasqual Divonis 32 Tahun Penjara atas Percobaan Pembunuhan

Kabarmalam.com — Panggung sandiwara Nick Pasqual benar-benar telah usai. Aktor yang pernah mencicipi popularitas lewat serial komedi situasional How I Met Your Mother itu kini harus mendekam di balik terali besi untuk waktu yang sangat lama. Pengadilan Los Angeles secara resmi menjatuhkan vonis hukuman 32 tahun hingga seumur hidup atas tindakan brutalnya terhadap sang mantan kekasih, Allie Shehorn.

Dalam ruang sidang yang sarat emosi pada Selasa (3/6/2026), keadilan akhirnya berpihak pada Allie Shehorn. Penata rias berbakat itu hadir langsung untuk memberikan kesaksian yang menggetarkan hati. Dengan bekas luka yang masih membekas di lengan dan lehernya, Allie menceritakan momen-momen mengerikan saat dirinya berada di ambang maut akibat perbuatan keji aktor berusia 36 tahun tersebut.

Kesaksian Memilukan Allie Shehorn

“Saat saya terbaring di lantai bersimbah darah saya sendiri, saya sempat bertanya-tanya apakah hidup saya akan berakhir seperti ini,” ungkap Allie dengan suara bergetar di hadapan majelis hakim. Ia mengenang betapa ia merasa sangat ketakutan dan merasakan kesakitan yang luar biasa. Ia tak menyangka bahwa sosok yang pernah ia percayai justru menjadi orang yang mencoba mencabut nyawanya.

Baca Juga  Review Avoskin YSB Hybrid Elixir Cushion: Rahasia Wajah Velvet Matte yang Tetap Sehat

Kasus percobaan pembunuhan ini bermula pada dini hari tanggal 23 Mei 2024. Jaksa mengungkapkan kronologi mengerikan di mana Nick Pasqual menyusup masuk secara paksa ke rumah Allie di kawasan Sunland, California. Sekitar pukul 04.30 pagi, ketenangan rumah itu berubah menjadi mimpi buruk. Pasqual secara brutal menikam Allie lebih dari 20 kali sebelum akhirnya melarikan diri.

Pelarian yang Gagal

Setelah melakukan aksi kejinya, Pasqual mencoba menghindar dari jeratan hukum dengan kabur ke luar negara bagian. Namun, pelariannya berakhir dalam sepekan. Pihak kepolisian berhasil membekuknya di pos pemeriksaan perbatasan Amerika Serikat-Meksiko, tepatnya di Sierra Blanca, Texas. Penangkapan ini menjadi awal dari proses hukum panjang yang akhirnya menyeretnya ke vonis berat.

Baca Juga  Menyongsong Tahta Spanyol: Usai Tempaan Militer, Putri Leonor Siap Masuki Dunia Akademis

Fakta persidangan juga mengungkap bahwa peristiwa ini bukanlah tindakan kekerasan pertama yang dilakukan Pasqual. Sebelum penyerangan fatal tersebut, Allie ternyata telah beberapa kali melaporkan dugaan kekerasan dalam hubungan mereka. Bahkan, hanya beberapa hari sebelum kejadian, Allie telah mengajukan surat perintah perlindungan (restraining order) terhadap sang aktor.

Perjuangan Allie untuk Bertahan Hidup

Dokumen pengadilan merinci daftar panjang pelecehan yang dilakukan Pasqual, mulai dari intimidasi fisik, pencekikan, hingga pengrusakan properti. Pada malam penyerangan, Allie ditemukan oleh keluarganya dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke rumah sakit. Perjuangan untuk bertahan hidup tidaklah mudah; ia harus menjalani operasi rekonstruksi selama 14 jam.

Hakim menegaskan betapa parahnya luka yang dialami korban, bahkan Allie sempat dinyatakan meninggal secara klinis sebanyak dua kali selama perawatan intensif di rumah sakit. Berkat keajaiban medis dan semangat hidup yang kuat, ia berhasil selamat dari maut yang hampir menjemputnya.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Cinta 17 April: Kunci Harmonisasi Hubungan dan Tips Menghadapi Gejolak Emosi

Jaksa Wilayah Los Angeles, Nathan Hochman, memberikan pujian tinggi atas keberanian Allie. Menurutnya, Allie adalah sosok yang luar biasa karena mampu berdiri tegak di hadapan pelakunya untuk menuntut keadilan. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pelaku kekerasan domestik bahwa tindakan brutal tidak akan dibiarkan tanpa hukuman yang setimpal.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com