Lily James Kecam Keras Fenomena Ghosting: Perilaku Menjijikkan yang Harus Dihentikan
Kamis, 04 Jun 2026 08:04 WIB
Kabarmalam.com — Membangun kedekatan di era digital memang penuh tantangan, dan bintang film Cinderella, Lily James, tidak ragu untuk menyuarakan keresahannya terhadap salah satu tren paling menyebalkan dalam dunia asmara modern: ghosting.
Aktris berusia 37 tahun ini secara terbuka mengungkapkan rasa muaknya terhadap kebiasaan seseorang yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak saat sedang dalam masa pendekatan atau PDKT. Baginya, perilaku ini bukan sekadar dinamika kencan biasa, melainkan sebuah tindakan yang sangat tidak menghargai perasaan orang lain.
Ghosting: Tindakan yang Tidak Bisa Ditoleransi
Dalam sebuah sesi bincang-bincang di serial video Take Ten, Lily James menegaskan bahwa fenomena ghosting seharusnya tidak boleh dianggap sebagai hal yang lumrah atau normal. Menurutnya, tindakan mengabaikan pesan dan menghilang tanpa penjelasan adalah sesuatu yang benar-benar menjijikkan.
“Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu sering menggunakan aplikasi kencan. Namun, menurut saya ghosting itu benar-benar menjijikkan. Siapa pun yang melakukannya seharusnya tidak boleh diberi kesempatan untuk berkencan lagi! Mereka harus ‘dibatalkan’ saja,” ungkap Lily dengan nada tegas sebagaimana dilansir dari Female First.
Lily merasa heran mengapa hal sesederhana membalas pesan menjadi beban bagi sebagian orang. Di matanya, kejujuran jauh lebih baik daripada meninggalkan seseorang dalam ketidakpastian yang membingungkan. “Ini benar-benar gila karena terjadi terus-menerus. Sangat menjijikkan. Tinggal balas pesannya saja, sesederhana itu. Aneh sekali kalau orang tidak bisa melakukan hal dasar seperti itu,” tambahnya.
Sisi Rentan di Balik Layar Smartphone
Tak hanya menyoroti soal perilaku menghilang tanpa kabar, Lily juga membahas mengenai dinamika penggunaan aplikasi kencan yang kian menjamur. Ia mengakui bahwa mencari pasangan melalui platform digital menuntut seseorang untuk memiliki keberanian ekstra karena harus siap menghadapi risiko penolakan secara terbuka.
“Masalah utama dengan aplikasi kencan adalah kita dipaksa menempatkan diri dalam posisi yang sangat rentan. Baik itu berkencan secara tatap muka langsung maupun lewat aplikasi, semuanya menuntut keberanian untuk membuka diri sepenuhnya kepada orang asing,” jelas Lily James mengenai kompleksitas hubungan asmara di zaman sekarang.
Meski memberikan kritik pedas terhadap perilaku buruk dalam berkencan, Lily menyadari bahwa dunia romansa memang penuh dengan momen canggung dan terkadang membuat bulu kuduk merinding. Ia menutup pernyataannya dengan pengakuan jujur yang menunjukkan sisi kemanusiaannya yang rendah hati.
“Memang ada banyak hal yang memalukan atau membuat kita merinding dalam dunia kencan. Tapi siapa saya sampai bisa menghakimi orang lain terlalu jauh? Saya sendiri juga merasa sebagai orang yang sangat aneh,” pungkasnya sambil tersenyum.
Bagi Anda yang sedang berjuang mencari pasangan, mungkin perspektif Lily James ini bisa menjadi pengingat penting untuk tetap menjaga etika komunikasi. Simak juga berbagai ulasan menarik seputar tips kencan dan gaya hidup lainnya hanya di Kabarmalam.com.