Manjakan Pencinta Mode, Rendezvous Modest Market di AEON Mall JGC Hadirkan Diskon Fantastis Brand Lokal
Jumat, 29 Mei 2026 13:34 WIB
Kabarmalam.com — Di tengah riuh rendah tantangan ekonomi global yang menuntut masyarakat untuk lebih selektif dalam berbelanja, geliat industri kreatif tanah air justru menunjukkan taringnya. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap ekosistem brand lokal, gelaran Rendezvous Modest Market kembali hadir menyapa publik, bertempat di AEON Mall Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur.
Berlangsung mulai tanggal 26 hingga 31 Mei 2026, bazar ini bukan sekadar ajang pameran busana biasa. Dengan mengusung konsep akses gratis (Free Entry), Rendezvous Modest Market memboyong lebih dari 47 brand lokal pilihan. Kehadiran acara ini menjadi angin segar bagi para fashion enthusiast di kawasan Jakarta Timur dan Bekasi, sekaligus menjadi motor penggerak bagi pelaku UMKM untuk tetap eksis di tengah dinamika pasar yang fluktuatif.
Strategi Menjangkau Pasar Sub-urban
Eras Pragitha, Head Creative Rendezvous Modest Market, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di AEON Mall JGC bukanlah tanpa alasan. Wilayah ini dinilai memiliki basis massa yang sangat potensial dan haus akan event berkualitas berskala besar.
“Kami mengurasi produk-produk modest fashion secara khusus untuk pasar di sini. Masyarakat dari Cakung hingga Bekasi sebenarnya sangat menantikan kehadiran Rendezvous. Jadi, daripada jauh-jauh ke pusat kota, mereka cukup melipir sedikit ke Cakung karena lokasinya sangat strategis,” ungkap Eras saat berbagi cerita dengan awak media.
Misi Penyelamatan Ekonomi Melalui Gotong Royong
Menyelenggarakan event besar di masa sulit tentu memiliki tantangan tersendiri. Eras tak menampik adanya kecemasan, baik dari sisi penyelenggara, pemilik brand (tenant), maupun konsumen. Namun, ia menekankan bahwa menahan perputaran uang justru bisa memperlambat pemulihan ekonomi.
“Tantangan terbesar kami adalah membangun kepercayaan pasar. Di sisi lain, kita harus ingat bahwa sejarah membuktikan bisnis kecil dan kerakyatanlah yang selalu menyelamatkan Indonesia saat krisis. Dengan tetap berbelanja produk lokal, kita sebenarnya sedang bergandengan tangan untuk menjaga roda ekonomi tetap berputar,” tambahnya dengan nada optimis.
Fenomena Gen-Z dan Hujan Diskon Hingga 85%
Ada pergeseran menarik dalam tren busana santun saat ini. Modest wear kini tidak lagi dianggap kaku atau hanya milik generasi tertentu. Eras mencatat adanya lonjakan minat dari Generasi Z (Gen-Z) yang kini mulai melirik desain-desain kasual, ekspresif, namun tetap sopan.
Untuk merespons antusiasme tersebut, Rendezvous Modest Market memanjakan pengunjung dengan potongan harga yang cukup drastis. Bayangkan saja, diskon yang ditawarkan mulai dari 75% bahkan hingga tembus di angka 85% pada booth tertentu. Harga produk pun dibanderol mulai dari Rp35.000 saja.
- FWDaily: Koleksi harian estetik mulai dari Rp30.000.
- SEIA: Aksesori etnik dan obi belt cantik seharga Rp39.000 (dari harga normal Rp50.000).
- CRA OUTFIT: Daster nyaman seharga Rp99.000 dan promo celana kasual beli 2 hanya Rp150.000.
- BYDEVINA: Koleksi couple ibu dan anak yang manis dibanderol Rp135.000 untuk 2 pieces.
- Kheva Mauza: Paket bundling kemeja dan outer estetik seharga Rp250.000 untuk 2 pieces.
- KS DARA & Kals and Frey: Promo Sale gila-gilaan hingga 85% dan penawaran Buy 1 Get 2.
Apresiasi untuk Pembeli dan Hadiah Umrah bagi Jastiper
Tak hanya soal harga miring, penyelenggara juga menyiapkan kejutan bagi pengunjung yang berbelanja dalam jumlah banyak. Berbeda dengan edisi sebelumnya, kali ini hadiah yang disiapkan jauh lebih fungsional untuk kebutuhan rumah tangga seperti air fryer, juicer, hingga chopper yang bisa dibawa pulang langsung tanpa diundi.
Satu hal yang paling mencuri perhatian adalah apresiasi khusus bagi komunitas penyedia jasa titip atau jastiper. Sebagai ujung tombak yang membantu mendistribusikan produk lokal ke luar daerah, jastiper berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa umrah gratis tanpa diundi.
“Harapan kami, Rendezvous Modest Market bisa menjadi wadah bagi teman-teman brand untuk terus menghidupkan perekonomian dan bersama-sama melewati badai ekonomi ini dengan penuh percaya diri,” pungkas Eras Pragitha.