Naomi Osaka ‘Menyulap’ Lapangan French Open 2026 Jadi Runway: Simak Gaya Couture Bertema Menara Eiffel
Rabu, 27 Mei 2026 19:34 WIB
Kabarmalam.com — Panggung tanah liat Roland Garros di Paris mendadak terasa seperti pekan mode kelas dunia pada hari ketiga turnamen Grand Slam French Open 2026. Sorotan utama tak hanya tertuju pada pukulan keras di lapangan, melainkan pada sosok Naomi Osaka yang kembali membuktikan bahwa dirinya adalah ratu mode di dunia olahraga tenis.
Sentuhan Couture di Tengah Ketatnya Persaingan
Menghadapi wakil Jerman, Laura Siegemund, pada Selasa (26/5/2026), petenis berdarah Jepang-Haiti ini masuk ke arena dengan gaya yang tak biasa. Naomi muncul mengenakan ansambel serba hitam yang terdiri dari korset berhias manik-manik rumit dan rok maxi transparan berlipit yang mengembang indah. Sambil menenteng tas besar berisi perlengkapan tandingnya, Naomi lebih terlihat seperti model yang sedang berjalan di catwalk ketimbang seorang atlet yang akan bertarung sengit.
Busana dramatis ini ternyata merupakan rancangan desainer ternama asal Swiss, Kevin Germanier. Menariknya, Germanier memanfaatkan material dari pakaian lama milik Naomi untuk menciptakan karya baru ini. “Setelah penampilannya yang fenomenal di MET Gala beberapa waktu lalu, sangat penting bagi kami untuk menjaga energi yang sama kuatnya di sini—sebuah perpaduan antara seni couture dan fungsionalitas olahraga,” ungkap Germanier.
Kilau Menara Eiffel di Tengah Lapangan
Kejutan tidak berhenti sampai di situ. Begitu pertandingan dimulai, Naomi melepaskan lapisan luar busananya, mengungkap baju tanding berwarna keemasan yang berkilau di bawah sinar matahari Paris. Atasan model peplum tanpa lengan dengan taburan payet dipadukan dengan rok beraksen ruffle yang dinamis saat ia mengejar bola.
Setelah memastikan kemenangan dengan skor 6-3 dan 7-6, Naomi berbagi cerita tentang inspirasi di balik gaun emasnya. Ternyata, keindahan ikon kota Paris menjadi ilham utamanya. “Ini sangat couture. Saya ingin menangkap suasana Menara Eiffel saat malam hari yang berpendar cantik. Saya merasa sedikit seperti ikon tersebut saat berada di lapangan,” tuturnya dengan senyum lebar.
Fashion sebagai Media Berekspresi
Bagi petenis peringkat 16 dunia ini, penampilan mencolok bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan bentuk apresiasi terhadap penonton. Naomi percaya bahwa seorang atlet profesional juga merupakan bagian dari industri hiburan. Baginya, momen memasuki lapangan Grand Slam adalah satu-satunya waktu di mana ia merasa benar-benar bisa menjadi seorang entertainer sejati.
Eksplorasi gaya Naomi memang kian berani belakangan ini. Sebelumnya, ia sempat menggemparkan Australian Open dengan kostum bertema ubur-ubur. Meski sempat merasa khawatir busana emasnya yang reflektif akan memicu teguran wasit, Naomi tetap percaya diri. Ia bahkan sudah menyiapkan baju cadangan dari Nike sebagai antisipasi, meski untungnya hal itu tidak diperlukan.
Kembali dengan Identitas Baru
Naomi Osaka, yang dikenal sebagai sosok pendiam dan tertutup, mengaku bahwa fashion adalah caranya menjalin komunikasi dengan dunia luar. “Saya bukan tipe orang yang banyak bicara, jadi saya membiarkan pakaian saya yang berbicara. Saya memang cukup dramatis jika sudah menyangkut gaya pribadi,” ungkapnya jujur.
Kembalinya Naomi ke puncak performa sejak vakum melahirkan putrinya, Shai, pada 2024 lalu, menunjukkan bahwa ia kini hadir dengan identitas yang lebih matang. Bukan hanya sebagai petenis tangguh, tetapi sebagai ikon gaya hidup yang mampu memadukan prestasi dengan estetika tingkat tinggi di panggung internasional.