Ikuti Kami
kabarmalam.com

Skandal Memanas, Sarah Ferguson Terjerat Rumor Hubungan Khusus dengan P Diddy

Jurnal | kabarmalam.com
Senin, 11 Mei 2026 08:34 WIB
Skandal Memanas, Sarah Ferguson Terjerat Rumor Hubungan Khusus dengan P Diddy

Kabarmalam.com — Belum reda badai yang menerpa eksistensinya di lingkungan keluarga kerajaan Inggris akibat terseret pusaran kasus Jeffrey Epstein, kini Sarah Ferguson kembali menjadi pusat perhatian dunia. Nama mantan Duchess of York ini mendadak mencuat dalam babak baru skandal yang melibatkan maestro musik hip-hop, Sean ‘Diddy’ Combs. Laporan terbaru mengklaim adanya hubungan tersembunyi yang jauh lebih intim daripada sekadar pertemanan biasa antara keduanya.

Narasi ‘Friends with Benefits’ dalam Buku ‘Entitled’

Klaim mengejutkan ini muncul melalui goresan pena Andrew Lownie dalam bukunya yang bertajuk ‘Entitled’. Dalam buku tersebut, Lownie membedah sisi gelap kehidupan Sarah Ferguson yang disebut-sebut memiliki hubungan bertajuk ‘friends with benefits’ atau teman tapi mesra dengan P Diddy. Penulis tersebut menggambarkan Sarah sebagai sosok yang memiliki ambisi kuat untuk mendekati pria-pria asal Amerika Serikat yang memiliki kekuasaan dan kekayaan melimpah.

Baca Juga  Sering Kembung Saat Stres Melanda? Kenali Rahasia 'Otak Kedua' dan Cara Mengatasinya

Tak hanya soal asmara, buku ini juga menyoroti bagaimana Sarah Ferguson diduga memanfaatkan koneksinya. Seorang sumber dari Palm Beach, Florida, bahkan memberikan pernyataan tajam yang menyebut Sarah memiliki reputasi sebagai oportunis. Hubungannya dengan Jeffrey Epstein di masa lalu pun kembali diungkit, memperkuat narasi tentang lingkaran pergaulan elit yang kini penuh dengan skandal hukum.

Awal Mula Pertemuan dan Inspirasi Parfum

Berdasarkan informasi yang dihimpun, benih-benih hubungan antara Sarah dan Diddy kabarnya bermula pada tahun 2002 di New York. Mereka diperkenalkan dalam sebuah pesta yang diselenggarakan oleh Ghislaine Maxwell, sosok yang kini mendekam di penjara terkait kasus perdagangan seksual. Kedekatan mereka dikabarkan semakin intens dan berkembang menjadi hubungan khusus yang berlangsung selama empat tahun, terhitung sejak 2004.

Satu detail menarik yang diungkap dalam laporan tersebut adalah peluncuran parfum pria milik P Diddy yang bertajuk ‘Unforgivable’ pada tahun 2006. Aroma parfum tersebut konon terinspirasi dari sosok Sarah Ferguson dan ketertarikannya pada aroma maskulin. Selama periode tersebut, keduanya dilaporkan sering melakukan pertemuan rahasia di berbagai hotel bintang tujuh di Afrika dan Eropa, dengan gaya hidup mewah yang sangat boros.

Baca Juga  Spektakuler! Lisa BLACKPINK Siap Gebrak Pembukaan Piala Dunia 2026 di Los Angeles

Keterlibatan Putri Kerajaan dalam Pesta Liar

Hal yang paling menghebohkan dari laporan Lownie adalah keterlibatan putri-putri Sarah, yakni Putri Beatrice dan Putri Eugenie. Sarah dituduh pernah membawa kedua putrinya ke lingkungan sosial P Diddy saat mereka masih sangat muda. Bahkan, Putri Eugenie dikabarkan pernah menemani ibunya menghadiri pesta akhir pekan di atas kapal pesiar mewah milik sang rapper saat ia baru menginjak usia 16 tahun.

“Pesta-pesta yang diadakan Sean sangat liar. Fakta bahwa Sarah membawa Eugenie ke sana benar-benar mengkhawatirkan,” ujar seorang mantan anggota staf Keluarga Kerajaan yang enggan disebutkan identitasnya. Narasi ini menambah beban moral bagi Sarah yang kini telah kehilangan status resminya dan terusir dari kediaman kerajaan.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Cinta 25 April: Saatnya Scorpio Bicara Jujur dan Aries Menikmati Kedamaian

Nasib Berbeda di Tengah Badai Hukum

Saat ini, kedua tokoh utama dalam rumor ini tengah menghadapi masa sulit dengan cara yang berbeda. Sarah Ferguson berjuang memulihkan reputasinya di tengah pengusiran dari lingkungan istana, sementara Sean ‘Diddy’ Combs harus berurusan dengan sistem peradilan federal. Diddy diketahui sedang menjalani masa hukuman terkait kasus serius yang melibatkan tuduhan prostitusi dan kekerasan seksual.

Hingga saat ini, pihak Sarah Ferguson maupun perwakilan P Diddy belum memberikan konfirmasi atau tanggapan resmi terkait klaim yang tertuang dalam buku ‘Entitled’ tersebut. Publik kini hanya bisa berspekulasi sejauh mana kebenaran dari hubungan yang disebut-sebut sebagai salah satu konspirasi terbesar di kalangan jetset internasional ini.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com