Ikuti Kami
kabarmalam.com

Buka Suara Setelah Bertahun-tahun, Hana Cross Ungkap Penyesalan dan Tekanan Saat Pacari Brooklyn Beckham

Jurnal | kabarmalam.com
Selasa, 14 Apr 2026 16:36 WIB
Buka Suara Setelah Bertahun-tahun, Hana Cross Ungkap Penyesalan dan Tekanan Saat Pacari Brooklyn Beckham

Kabarmalam.com — Menjalin hubungan dengan anggota keluarga selebriti papan atas dunia ternyata tak seindah bayangan banyak orang. Hal ini dirasakan betul oleh Hana Cross, model cantik yang sempat mengisi hati Brooklyn Beckham beberapa tahun silam. Dalam pengakuan terbarunya, Hana mengungkapkan rasa penyesalan mendalam dan menyebut bahwa dirinya seharusnya mengakhiri hubungan tersebut jauh lebih awal.

Hana Cross dan putra sulung David Beckham itu diketahui sempat menjalin kasih selama sembilan bulan sebelum akhirnya resmi berpisah pada tahun 2019. Kini, di usianya yang menginjak 28 tahun, sang model internasional ini mulai berani membuka lembaran lama yang selama ini ia tutup rapat. Ia mengaku bahwa dinamika hubungannya dengan Brooklyn, terutama tekanan dari pihak keluarga besar Beckham, memberikan dampak psikologis yang cukup berat baginya.

Baca Juga  Sitha Marino Ungkap Transformasi Pandangan Hidup: Dari 'Rich Aunty' Menuju Pelaminan Bersama Bastian Steel

Sinyal Bahaya yang Terabaikan

Mengingat kembali masa-masa itu, Hana merasa ada banyak ‘tanda peringatan’ atau red flags yang ia abaikan demi mempertahankan asmara. Ia bercerita bagaimana momen-momen kebersamaannya dengan keluarga besar sang kekasih justru sering kali memicu rasa cemas yang luar biasa.

“Sejujurnya, berada di tengah keluarga itu membuat saya sangat cemas. Ada banyak tanda peringatan dan situasi yang terjadi selama hubungan kami. Jika saya bisa memutar waktu dengan kedewasaan saya sekarang, saya pasti akan menyadarinya dan pergi meninggalkan hubungan itu jauh lebih cepat,” ungkap Hana sebagaimana dilansir dari laporan eksklusif.

Terintimidasi oleh Nama Besar

Saat memulai hubungan dengan Brooklyn Beckham, Hana masih berusia 21 tahun. Sebagai gadis yang berasal dari pedesaan dan baru saja merintis karier di London, ia merasa kewalahan dengan gaya hidup dan ekspektasi yang ada di sekeliling keluarga Beckham. Ia merasa terintimidasi dan sulit untuk mengekspresikan diri secara bebas.

Baca Juga  Mimpi Kemanusiaan yang Tertunda: Menelusuri Kondisi Terkini Rumah Singgah Mendiang Julia Perez

Keterlibatan orang tua Brooklyn yang sangat intens dalam kehidupan pribadi putra mereka membuat Hana bingung dalam bersikap. Ia merasa terjebak dalam sebuah sistem yang sudah diatur sedemikian rupa, di mana privasi menjadi barang mewah. Kondisi ini diperparah dengan kebingungannya untuk mencari tempat bercerita, karena ia merasa tidak ada orang yang benar-benar memahami posisinya saat itu.

Melihat Beckham Sebagai Sebuah ‘Brand’

Hana juga memberikan tanggapan terkait isu konflik internal keluarga Beckham yang belakangan ini mencuat ke publik, termasuk ketegangan antara Brooklyn dengan orang tuanya, David dan Victoria Beckham. Meskipun sempat merasa terkejut dengan keberanian Brooklyn bersuara, Hana mengaku tidak heran dengan pola perilaku keluarga tersebut.

Baca Juga  Ramalan Zodiak 21 April: Strategi Aries untuk Beraksi dan Momen Rileks Bagi Taurus

Menurut Hana, keluarga Beckham tidak hanya bertindak sebagai sebuah keluarga pada umumnya, melainkan bergerak layaknya sebuah brand global yang sangat menjaga narasi publik. Pengalamannya di masa lalu memperkuat pandangannya bahwa segala sesuatu di lingkungan tersebut sering kali dikendalikan demi citra semata.

“Itu menjelaskan banyak hal tentang pengalaman saya sendiri dan bagaimana cara keluarga mereka bertindak sebagai sebuah brand,” pungkasnya. Kini, Hana lebih fokus pada pengembangan karier dan menjaga kesehatan mental dirinya, sembari melupakan babak kelam yang pernah ia lalui di bawah bayang-bayang nama besar Beckham.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com