LingeRAT: Sensasi Nyeleneh Lingerie Berhias Bangkai Tikus yang Gemparkan Dunia Mode
Minggu, 31 Mei 2026 18:35 WIB
Kabarmalam.com — Dunia fashion sering kali menjadi panggung bagi ekspresi yang melampaui batas logika, namun apa yang dilakukan oleh sebuah butik asal Australia ini benar-benar membawa definisi “unik” ke level yang berbeda. Rat Oddity Gizzard, sebuah label yang dikenal dengan kreasi tak lazimnya, mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya setelah merilis koleksi lingerie yang menampilkan ornamen berupa tikus asli yang telah diawetkan.
Alih-alih menggunakan aplikasi renda premium, payet berkilau, atau bordir sutra, celana dalam wanita ini justru memamerkan bangkai tikus yang dijahit rapi pada bagian depan. Produk yang diberi nama provokatif “LingeRAT” ini seketika memicu perdebatan mengenai batasan antara seni, tren fashion ekstrem, dan estetika yang dianggap mengganggu bagi sebagian orang.
Sentuhan Taxidermy dalam Balutan Renda
Melansir laporan dari Oddity Central, koleksi LingeRAT hadir dalam berbagai varian desain yang sebenarnya cukup lazim di dunia pakaian dalam, mulai dari motif leopard yang berani, renda putih yang klasik, hingga perpaduan warna hitam dan merah muda yang menggoda. Namun, fokus utama tetap tertuju pada bangkai tikus yang menempel lengkap dengan ekor panjangnya yang menjuntai, menjadikannya sebuah produk unik yang sulit diabaikan.
Ide gila ini pertama kali mencuat pada Oktober tahun lalu. Sang desainer utama Rat Oddity Gizzard awalnya hanya bereksperimen dengan menjahit spesimen taxidermy ke sepasang pakaian dalam wanita. Setelah mengunggah hasil karyanya ke platform Instagram, respons publik meledak. Unggahan tersebut tidak hanya mendapatkan ribuan interaksi, tetapi juga langsung memposisikan butik ini sebagai pemain utama dalam ceruk pasar fashion makabre.
Bukan Sekadar Pakaian, Melainkan Koleksi Seni
Meskipun secara fungsional LingeRAT adalah pakaian dalam, pihak butik menegaskan bahwa produk ini lebih ditujukan sebagai objek seni atau barang koleksi bagi para pencinta keanehan (oddities). Namun, fenomena ini tidak menghentikan minat pembeli. Kabarnya, beberapa pelanggan sengaja membeli koleksi ini untuk memberikan kejutan yang tak terlupakan kepada pasangan mereka atau sekadar menambah koleksi benda-benda eksentrik di lemari mereka.
Bagi Anda yang tertarik untuk memilikinya, bersiaplah merogoh kocek cukup dalam. Satu potong LingeRAT dibanderol dengan harga sekitar 190 dolar Australia, atau jika dikonversikan mencapai angka Rp 2,4 jutaan. Harga yang cukup fantastis untuk sebuah pakaian dalam, namun sebanding dengan kerumitan proses pengawetan hewan yang dilakukan secara profesional.
Menuai Kontroversi dan Popularitas
Kehadiran LingeRAT tentu tidak lepas dari pro dan kontra. Di kolom komentar media sosial, netizen terbelah menjadi dua kubu. Ada yang memuji keberanian desainer dalam menciptakan karya seni yang mendobrak norma, menyebutnya sebagai bentuk kreativitas yang jujur. Di sisi lain, tidak sedikit yang merasa jijik dan menilai penggunaan bangkai hewan sebagai aksesori pakaian adalah langkah yang terlalu ekstrem dan tidak etis.
Menanggapi hal tersebut, Rat Oddity Gizzard bersikap sangat transparan mengenai asal-usul tikus yang mereka gunakan, memastikan bahwa prosesnya dilakukan dengan standar tertentu. Terlepas dari segala sentimen negatif, viralnya produk ini justru melambungkan nama butik tersebut ke kancah internasional. LingeRAT kini tercatat sebagai salah satu gaya hidup dan fenomena mode paling nyeleneh yang pernah menghiasi lini masa media sosial dalam beberapa tahun terakhir.