Sengketa Nama di Dunia Kecantikan: Brad Pitt Digugat Brand Beau D Terkait Pelanggaran Merek Dagang
Sabtu, 30 Mei 2026 15:34 WIB
Kabarmalam.com — Aktor kawakan Hollywood, Brad Pitt, kini tengah menghadapi situasi yang kurang menyenangkan di luar layar lebar. Bintang film ‘Fight Club’ tersebut secara mengejutkan menerima gugatan hukum dari sebuah lini perawatan pria asal Malibu, Beau D. Gugatan ini mencuat setelah Brad Pitt dianggap melanggar hak merek dagang melalui lini bisnis kecantikannya yang baru saja berganti nama.
Persoalan bermula ketika brand perawatan kulit milik Pitt yang didirikan pada tahun 2022, awalnya dikenal dengan nama Le Domaine. Jenama ini dibangun melalui kolaborasi eksklusif dengan keluarga Perrin, produsen anggur legendaris asal Prancis. Namun, langkah strategis untuk melakukan rebranding justru berujung polemik. Dalam setahun terakhir, Le Domaine mengubah identitasnya menjadi Beau Domaine, sebuah nama yang dinilai terlalu mirip dengan merek yang sudah ada, yakni Beau D.
Tuduhan Persaingan Tidak Sehat
Pihak Beau D, yang telah eksis di pasar sejak tahun 2020, merasa langkah hukum ini perlu diambil demi melindungi identitas bisnis mereka. Perusahaan yang didirikan oleh mantan staf dari media ternama seperti Men’s Vogue dan Teen Vogue ini dikenal luas dengan produk perawatan pria premium, termasuk krim khusus untuk organ intim pria. Berdasarkan dokumen pengadilan yang diajukan di California, Beau D menuduh pihak Brad Pitt telah melakukan praktik persaingan tidak sehat dan penunjukan asal usul produk yang menyesatkan.
Kekhawatiran utama Beau D adalah potensi kebingungan di kalangan konsumen. Dengan kemiripan nama yang cukup mencolok, publik dikhawatirkan akan sulit membedakan antara produk Beau D yang sudah mapan dengan Beau Domaine milik Pitt. Hal ini dianggap dapat mengencerkan nilai eksklusivitas yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun di industri produk kecantikan.
Tuntutan Ganti Rugi dan Integritas Merek
Tidak main-main, Beau D menuntut ganti rugi sebesar lebih dari $75.000 atau sekitar Rp1,3 miliar. Selain kompensasi materiil, mereka juga mendesak pengadilan untuk melarang tim Brad Pitt menggunakan nama ‘Beau Domaine’ dalam aktivitas bisnis apapun di masa mendatang. Brandon Palas, selaku pendiri Beau D, menegaskan bahwa langkah ini bukan semata-mata mencari sensasi atau publisitas.
“Ini adalah tentang melindungi integritas dari apa yang telah kami rintis selama ini. Kami ingin memastikan bahwa merek independen memiliki hak untuk tumbuh tanpa harus dibayangi atau dirugikan oleh penggunaan nama yang sangat mirip,” ungkap Palas dalam pernyataannya. Kabarnya, pihak Beau D telah mencoba menyelesaikan sengketa ini secara kekeluargaan sebanyak tiga kali sebelum akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
Fokus Produk Beau Domaine
Di sisi lain, Beau Domaine milik Brad Pitt sebenarnya menawarkan lini produk yang berbeda secara segmentasi fungsi. Brand ini lebih menitikberatkan pada perawatan kulit anti-penuaan dasar bagi pria. Produk unggulan mereka menggunakan formula yang dipatenkan dari ekstrak anggur Grenache, Syrah, dan Mourvèdre. Salah satu paket yang paling diminati adalah ‘Brad’s Complete Routine’, sebuah ritual perawatan kulit tiga langkah yang dirancang secara personal oleh sang aktor.
Hingga saat ini, perseteruan hukum antara kedua belah pihak masih terus bergulir. Kasus ini menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi para selebritas saat terjun ke dunia bisnis, di mana perlindungan kekayaan intelektual menjadi aspek yang sangat krusial.