Inovasi Wastra untuk Gen Z, COTTONINK Archipelago Hadirkan Koleksi ‘Cita Senada’ yang Stylish dan Edgy
Minggu, 24 Mei 2026 16:34 WIB
Kabarmalam.com — Menghidupkan kembali tradisi di tengah hiruk-pikuk gaya hidup modern bukanlah perkara mudah, namun COTTONINK berhasil melakukannya dengan sangat elegan. Melalui lini khususnya, Archipelago, label fashion lokal kenamaan ini resmi meluncurkan koleksi terbaru bertajuk ‘Cita Senada’. Koleksi ini seolah menjadi jawaban bagi para Gen Z yang ingin tampil modis namun tetap membawa identitas budaya Indonesia dalam keseharian mereka.
Perilisan koleksi ini dikemas secara unik melalui sebuah trunk show bertema ‘Pasar Sukaria’ yang digelar pada Jumat (22/5/2026) di kawasan artistik Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta. Suasana pasar rakyat yang semarak dipindahkan ke dalam ruang presentasi mode, lengkap dengan instalasi sayur-mayur, bunga, dan buah-buahan segar yang bisa dibawa pulang oleh para tamu undangan. Sentuhan naratif ini mempertegas bahwa wastra nusantara bukanlah sesuatu yang kaku, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang dinamis.
Sentuhan Modern dalam Balutan Tradisi
Acara dibuka dengan apik oleh penampilan tari dari Omah Wulangreh yang membawa nuansa magis sebelum deretan koleksi ‘Cita Senada’ melenggang. Fokus utama koleksi ini adalah permainan teknik embroidery dan weaving yang menjadi ciri khas Archipelago. Salah satu yang mencuri perhatian adalah penggunaan motif wajik khas tenun Jepara yang diaplikasikan pada celana pleats, dress, hingga kebaya janggan yang kini sedang tren.
Permainan warna yang dihadirkan pun sangat relevan dengan selera masa kini. Mulai dari warna-warna tenang seperti ivory dan sky blue, hingga warna yang lebih berani seperti navy dan merah. Secara keseluruhan, terdapat 83 desain wastra modern yang dirancang tidak hanya untuk wanita, tetapi juga tersedia untuk pria dan anak-anak.
Misi Mendekatkan Tenun pada Generasi Muda
Ria Sarwono, selaku Brand and Marketing Director COTTONINK, menjelaskan bahwa pemilihan tema ‘Pasar Sukaria’ bertujuan untuk menunjukkan bahwa tradisi bisa hadir dalam konteks yang sangat relevan dan modern. “Kami ingin koleksi Archipelago ini penuh cerita dan terasa dekat dengan masyarakat,” ungkapnya di sela-sela acara.
Senada dengan hal tersebut, CEO dan Creative Director COTTONINK, Carline Darjanto, berharap koleksi ini mampu menjadi jembatan yang menghubungkan warisan budaya dengan generasi muda. Dengan desain yang edgy dan potongan yang nyaman, tenun kini tidak lagi hanya digunakan untuk acara formal, tetapi juga cocok untuk hangout atau bekerja.
Ketersediaan dan Harga
Bagi Anda yang tertarik untuk mengadopsi gaya kebaya modern atau kemeja tenun yang stylish ini, koleksi ‘Cita Senada’ dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Koleksi kemeja anak dimulai dari Rp 199 ribu, sementara untuk kebaya tenun wanita dipatok pada harga Rp 499 ribu.
Koleksi ini sudah bisa didapatkan di berbagai gerai fisik COTTONINK yang tersebar di Plaza Indonesia, Pondok Indah Mall 2, Mall Kota Kasablanka, hingga Tunjungan Plaza 3 dan Pakuwon Mall di Surabaya serta Bekasi. Selain itu, pecinta fashion juga dapat mengaksesnya secara daring melalui situs resmi mereka.