John Travolta dan Topi Baret Ikonik: Sebuah ‘Peran’ Baru di Panggung Festival Film Cannes
Kamis, 21 Mei 2026 16:07 WIB
Kabarmalam.com — Penampilan John Travolta di gelaran bergengsi Festival Film Cannes baru-baru ini bukan sekadar soal gaya busana biasa. Aktor legendaris yang identik dengan peran-peran ikonik di layar lebar tersebut mendadak menjadi pusat perhatian sekaligus perbincangan hangat di media sosial. Bukan hanya karena parasnya yang dinilai tetap bugar dan awet muda di usia 72 tahun, namun juga berkat aksesori eksentrik yang ia kenakan: sebuah topi baret dan kacamata bulat yang memberikan kesan intelektual sekaligus klasik.
Metamorfosis Menjadi Sang Sutradara
Banyak yang bertanya-tanya, apa alasan di balik transformasi gaya Travolta yang tampak jauh lebih muda dari usianya tersebut. Menanggapi viralnya foto-foto dirinya, bintang utama Pulp Fiction ini akhirnya angkat bicara. Rupanya, penampilan tersebut bukanlah sebuah ketidaksengajaan atau sekadar mengikuti tren mode terkini. Travolta mengungkapkan bahwa gaya tersebut merupakan bagian dari strategi artistiknya saat mempromosikan debut penyutradaraannya untuk film berjudul ‘Propeller One-Way Night Coach’.
Dalam sebuah sesi wawancara mendalam, Travolta menjelaskan bahwa pilihan busananya adalah bentuk penghormatan tinggi kepada para pembuat film klasik dunia. Bagi Travolta, topi baret adalah simbol dedikasi seorang sineas di masa lalu.
Seni Memainkan Peran di Balik Layar
“Para sutradara zaman dulu identik dengan baret dan kacamata. Saya pun berpikir, itulah yang harus saya lakukan,” ungkap John Travolta. Baginya, penting untuk menciptakan garis pemisah yang jelas antara identitasnya sebagai seorang aktor kawakan dengan identitas barunya sebagai seorang sutradara.
Setelah lebih dari setengah abad berkecimpung di industri perfilman global, Travolta mengaku terkadang sulit membedakan satu momen karpet merah dengan momen lainnya. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk memperlakukan kehadirannya di Cannes kali ini layaknya sebuah peran baru dalam sebuah pertunjukan drama.
“Saya berkata pada diri sendiri, kali ini saya adalah seorang sutradara. Sebagai aktor, mainkanlah peran sutradara itu. Maka, muncullah penampilan ala sutradara jadul ini,” tambahnya dengan nada antusias. Langkah ini pun terbukti sukses membuat publik kembali menoleh ke arahnya dengan penuh kekaguman.
Inspirasi dari Sang Legenda
Meskipun ia tidak menyebutkan satu nama secara spesifik, publik dengan cepat mengaitkan gaya Travolta dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah sinema. Banyak penggemar yang melihat kemiripan gayanya dengan Francis Ford Coppola, sutradara legendaris yang memang kerap terlihat mengenakan topi baret selama puluhan tahun. Ada pula yang membandingkannya dengan gaya minimalis ala sutradara Swedia, Ingmar Bergman.
Kehadiran Travolta di Prancis pun terasa semakin istimewa karena ia ditemani oleh putri cantiknya, Ella Bleu Travolta. Perjalanan menuju Cannes ini bahkan sudah dipersiapkan secara matang, di mana Travolta membagikan momen saat ia menerbangkan sendiri pesawat pribadinya menyeberangi samudra menuju Riviera Prancis. Sebuah bukti bahwa meski sedang berperan sebagai sutradara klasik, jiwa petualang sang aktor tetap tidak pernah luntur.