Ikuti Kami
kabarmalam.com

Duel Maut di Atas Ring: Saat Pelaminan Mewah Berganti Menjadi Arena Gulat Profesional

Jurnal | kabarmalam.com
Minggu, 17 Mei 2026 19:35 WIB
Duel Maut di Atas Ring: Saat Pelaminan Mewah Berganti Menjadi Arena Gulat Profesional

Kabarmalam.com — Bayangkan sebuah resepsi pernikahan di mana aroma harum bunga melati dan musik romantis berganti dengan dentuman tubuh yang menghantam matras. Alih-alih duduk manis di pelaminan yang megah, sepasang pengantin di China justru memilih naik ke atas ring gulat untuk menentukan nasib rumah tangga mereka melalui pertarungan fisik yang sengit namun menghibur.

Kisah unik ini datang dari Kota Zunyi, Provinsi Guizhou, China barat daya. Pasangan mempelai yang tengah menjadi buah bibir ini memutuskan untuk membuang jauh-jauh tradisi pesta pernikahan konvensional. Mereka mengubah aula pertemuan menjadi arena gulat profesional lengkap dengan lampu sorot dan layar raksasa yang memajang poster provokatif bertajuk ‘Groom vs Bride’.

Sang pengantin pria, He Yinsheng, bukanlah orang sembarangan. Ia adalah seorang pegulat profesional yang ingin hari bahagianya tidak hanya menjadi sekadar seremoni, tetapi juga sebuah pertunjukan yang sulit dilupakan. Baginya, menghadirkan konsep pernikahan unik adalah cara terbaik untuk merayakan cinta sekaligus profesinya.

Baca Juga  Aksi Pengantin Subang Diarak Sisingaan Viral di Media Sosial, Bukti Tradisi Tetap Memikat di Era Modern

Taruhan Harga Diri: Siapa yang Cuci Piring?

Acara yang digelar pada awal Mei lalu ini semakin memanas ketika kedua mempelai memasuki arena dengan diiringi tim masing-masing. Namun, ada satu hal yang membuat tamu undangan tertawa sekaligus tegang: taruhan di balik pertandingan tersebut. Disepakati bahwa siapa pun yang kalah dalam pertandingan dengan format best of three ini, wajib memikul tanggung jawab penuh atas seluruh pekerjaan rumah tangga setelah mereka resmi menikah.

Sebelum duel utama dimulai, suasana pernikahan viral ini dibuka dengan aksi pembuka dari rekan-rekan He Yinsheng yang juga pegulat profesional. Mereka memamerkan berbagai teknik tingkat tinggi, mulai dari bantingan tubuh (body slam), takedown yang agresif, hingga kuncian-kuncian maut. Kabarmalam.com mencatat bahwa saking serunya pertunjukan tersebut, banyak anak-anak yang hadir sampai terpaku dan lupa menyantap hidangan di piring mereka.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Cinta 31 Mei: Sagitarius Di Puncak Romansa, Pisces Waspada Salah Ucap

Dominasi Sang Istri di Atas Matras

Saat lonceng pertandingan utama berbunyi, tensi di dalam ruangan memuncak. Meski menghadapi seorang pegulat profesional, sang pengantin wanita tampil sangat dominan. Dengan lincah, ia berhasil menghindari serangan suaminya dan meluncurkan serangan balik yang tak terduga. Puncaknya, sebuah bantingan bahu yang sempurna membuat He Yinsheng terkapar tak berdaya.

Wasit yang memimpin pertandingan segera mengangkat tangan mempelai wanita sebagai pemenang. Pengumuman pun menggema: sang istri secara resmi ‘bebas dari segala pekerjaan rumah seumur hidup’. Sontak, sorak-sorai dari sekitar 300 tamu undangan pecah memenuhi ruangan. Jumlah tamu ini bahkan jauh melampaui ekspektasi awal pasangan tersebut.

Strategi Efisiensi di Balik Aksi Ekstrem

He Yinsheng membeberkan bahwa seluruh aksi tersebut sebenarnya telah dikoreografi dengan sangat matang demi alasan keselamatan. Meski terlihat berbahaya, ia memastikan bahwa keselamatan istrinya adalah prioritas utama. “Sudah pasti saya harus mengalah di akhir. Tidak mungkin saya membiarkan istri tercinta mengerjakan pekerjaan rumah sendirian,” ungkapnya sambil terkekeh saat diwawancarai media lokal.

Baca Juga  Tamu Tak Diundang di Hari Bahagia: Viral Aksi 'Penyusup' Kecil di Balik Sanggul Melati Pengantin India

Selain ingin tampil beda, alasan ekonomi ternyata juga melatarbelakangi ide gila ini. He mengaku bahwa biaya untuk menyewa penyanyi atau penari profesional jauh lebih mahal daripada menggelar pertunjukan gulat bersama komunitasnya. Dengan budget yang lebih efisien, ia justru mendapatkan pesta yang lebih personal dan membekas di hati para undangan.

Meskipun kedua orang tua mereka sempat merasa bingung dengan konsep ‘adu otot’ ini, mereka akhirnya memberikan restu penuh setelah melihat kebahagiaan terpancar dari wajah kedua mempelai. Kini, kisah mereka terus menyebar di media sosial dan menginspirasi banyak pasangan muda untuk berani tampil beda di hari pernikahan mereka.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com