Skandal Asmara Berujung Pidana: Model Adva Lavie dan Miliarder Stephen Cloobeck Terjerat Kasus Pemerasan
Sabtu, 16 Mei 2026 21:34 WIB
Kabarmalam.com — Tabir gelap di balik kehidupan gemerlap Beverly Hills baru saja tersingkap, menyeret nama model dewasa ternama, Adva Lavie, ke dalam pusaran hukum yang serius. Lavie kini harus menghadapi serangkaian dakwaan berat terkait dugaan skema pemerasan dan pencurian yang menargetkan kaum jetset berusia senja di Amerika Serikat. Namun, kejutan tidak berhenti di situ; sang tunangan yang merupakan miliarder terpandang, Stephen Cloobeck, turut diringkus pihak berwenang atas dugaan keterlibatan dalam menutupi kasus tersebut.
Modus Operandi: Cinta Semu di Balik Aplikasi Kencan
Berdasarkan dokumen yang dirilis oleh Kejaksaan Los Angeles, penyelidikan mengungkap bahwa Lavie diduga menjalankan operasi aplikasi kencan yang sangat terorganisir antara tahun 2023 hingga 2025. Menggunakan nama samaran Mia Ventura, ia dituduh membangun relasi romansa palsu demi mendapatkan kepercayaan para korbannya.
Setelah berhasil menjalin ikatan emosional, Lavie disebut-sebut memanfaatkan kedekatan tersebut untuk menyusup ke dalam kediaman mewah para pria kaya. Jaksa menyatakan bahwa ini bukan sekadar urusan asmara biasa, melainkan cara licin untuk mendapatkan akses langsung ke harta benda korban. “Ia berperan sebagai kekasih sekaligus teman perjalanan yang sempurna hanya untuk menguras brankas berisi uang tunai, emas, hingga koleksi barang desainer bernilai tinggi,” tulis laporan resmi tersebut.
Target di Kawasan Elite Beverly Hills
Aksi model dewasa ini dilaporkan menyasar wilayah-wilayah prestisius seperti West Hollywood, Beverly Hills, hingga pusat kota Los Angeles. Meski bukti-bukti yang dikumpulkan jaksa terlihat memberatkan, Lavie tetap bersikeras menyatakan dirinya tidak bersalah atas seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Miliarder Stephen Cloobeck Turut Terseret
Kasus ini semakin memanas ketika Stephen Cloobeck, tunangan Lavie yang berusia 64 tahun, ditangkap polisi pada Selasa (13/5/2026). Miliarder asal Amerika Serikat ini diduga melakukan tindakan ilegal demi menyelamatkan kekasihnya dari jeratan hukum. Cloobeck menghadapi dakwaan serius, termasuk tiga upaya menghalangi saksi dan melakukan panggilan telepon yang bersifat mengganggu atau intimidatif.
Pengusaha properti ini sempat menyerahkan diri ke kepolisian West Hollywood sebelum akhirnya menghirup udara bebas kembali setelah menyetorkan uang jaminan sebesar US$300 ribu atau setara dengan miliaran rupiah.
Impian Pernikahan Mewah yang Berujung Kelam
Hubungan Lavie dan Cloobeck sebenarnya tergolong baru, dimulai pada awal 2025. Romansa mereka sempat menjadi buah bibir saat Cloobeck melamar Lavie dengan cara yang sangat teatrikal pada Hari Valentine, lengkap dengan pemutaran video romantis di hadapan para tamu dari kalangan elite.
Sayangnya, rencana pernikahan agung yang dijadwalkan berlangsung di Yerusalem pada Juni 2026 kini tinggal kenangan. Proses hukum yang berjalan memaksa Lavie untuk menyerahkan paspornya kepada otoritas setempat. Saat ini, ia dilarang keras meninggalkan wilayah California dan berada di bawah pengawasan ketat kepolisian hingga persidangan memberikan putusan akhir.