Rahasia Self-Care Berkualitas Tanpa Harus Kuras Kantong: Ternyata Cukup dengan Rebahan!
Kamis, 30 Apr 2026 19:05 WIB
Kabarmalam.com — Fenomena self-care atau merawat diri kerap kali disalahartikan sebagai aktivitas mewah yang menguras dompet. Mulai dari agenda staycation di hotel berbintang hingga berbelanja barang bermerek demi alasan ‘healing’, stigma ini seolah menjadi standar baru di kalangan masyarakat urban. Namun, benarkah merawat kesehatan diri harus selalu identik dengan biaya tinggi?
Mematahkan Mitos Self-Care Mahal
Psikolog Annisa Axelta, M.Psi., dalam sebuah diskusi hangat, mencoba meluruskan persepsi yang keliru ini. Menurutnya, pemahaman bahwa self-care harus mengeluarkan uang adalah sebuah mitos yang perlu segera dibenahi. Hal ini seringkali membuat kaum muda merasa terbebani karena merasa tidak mampu melakukan perawatan diri yang sesuai dengan tren media sosial.
“Yang menjadi mitos adalah kadang-kadang kita berpikir self-care itu harus mengeluarkan uang,” ungkap Annisa. Ia menegaskan bahwa bentuk perawatan diri yang paling mendasar sebenarnya sangatlah sederhana, yakni memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat total.
Rebahan: Bentuk Istirahat yang Sering Disalahpahami
Di tengah tuntutan produktivitas yang tinggi, banyak orang justru merasa bersalah saat memilih untuk tidak melakukan apa-apa atau sekadar ‘rebahan’. Padahal, menurut perspektif psikologis, mengistirahatkan tubuh dan pikiran adalah bagian krusial dari menjaga kesehatan mental.
“Dengan istirahat itu juga sudah termasuk self-care. Kita rebahan saja, kita buat me-time itu sudah termasuk,” tambahnya. Meski begitu, Annisa juga memberikan catatan penting mengenai keseimbangan. Istirahat memang diperlukan, namun harus dikontrol agar tidak berubah menjadi kebiasaan pasif yang justru menghambat aktivitas harian. Kuncinya adalah durasi yang proporsional dan tujuan yang jelas untuk pemulihan energi.
Analogi Baterai: Mengapa Kita Perlu Mengisi Ulang?
Mengapa kita sangat membutuhkan istirahat berkualitas? Annisa menggunakan analogi baterai atau tangki bensin untuk menjelaskan kondisi manusia. Setelah seharian bergelut dengan rutinitas yang padat, energi fisik dan psikis kita perlahan terkuras hingga mencapai titik nol.
“Ibaratnya gelasnya kosong, kita sudah capek banget seharian. Nah, self-care ini bisa mengisi kembali tangki yang kosong tersebut. Jadi kita punya energi lagi, kita seperti di-charge kembali baterainya,” jelasnya secara naratif. Dengan kata lain, merawat diri bukanlah sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar agar kita tetap bertenaga dan semangat menjalani hari-hari berikutnya.
Alternatif Self-Care Gratis dan Mudah
Menariknya, merawat diri tidak selalu berarti harus melarikan diri ke luar kota atau melakukan perjalanan jauh. Kabarmalam.com merangkum beberapa cara sederhana namun efektif untuk melakukan self-care di rumah:
- Spiritual Self-Care: Meningkatkan ketenangan batin melalui ibadah atau meditasi rutin.
- Fisik: Melakukan olahraga ringan atau sekadar peregangan di pagi hari.
- Emosional: Praktik journaling atau menulis perasaan ke dalam buku harian untuk mengurai keruwetan pikiran.
- Mental: Menjauhkan diri sejenak dari ponsel, menolak ajakan yang tidak mendesak, atau membaca buku favorit.
Pada akhirnya, self-care adalah tentang mendengarkan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh dan pikiran kita. Tidak perlu mewah, yang terpenting adalah dampaknya bagi keseimbangan hidup Anda.