Tragedi di Tengah Live Streaming: Influencer ‘Looksmaxxing’ Braden Peters Dilarikan ke RS Diduga Akibat Overdosis
Rabu, 15 Apr 2026 21:34 WIB
Kabarmalam.com — Sebuah tayangan langsung yang seharusnya menjadi ajang interaksi rutin berubah menjadi momen mencekam bagi ribuan penonton setia Braden Peters, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Clavicular. Influencer yang menjadi wajah dari fenomena looksmaxxing ini dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami overdosis zat terlarang di tengah siaran langsung pada Selasa (14/4/2026).
Kronologi Kejadian di Tengah Keramaian
Insiden memilukan ini berlangsung saat Peters tengah melakukan kolaborasi livestream bersama dua influencer lainnya di sebuah area pusat perbelanjaan yang merangkap restoran. Awalnya, suasana tampak biasa saja dengan interaksi ringan bersama pengunjung, termasuk seorang perempuan muda yang sempat berbincang dengan mereka.
Namun, suasana berubah drastis ketika kondisi fisik Peters mulai menurun secara signifikan. Pemuda berusia 20 tahun itu tampak kesulitan menjaga keseimbangan dan bicaranya mulai terdengar pelo. Dalam rekaman yang beredar, ia sempat menggumamkan kalimat yang menyiratkan kondisi mental dan fisiknya yang sedang berada di titik nadir.
“Gila, aku lagi berusaha semampunya, tapi aku benar-benar hancur sekarang,” ucap Peters kepada perempuan tersebut dengan nada bicara yang tidak stabil, mengulanginya berkali-kali seolah kehilangan kesadaran akan sekitarnya.
Detik-Detik Penyelamatan yang Menegangkan
Melihat kondisi Peters yang semakin tidak responsif, rekan-rekan sesama influencer segera mengambil tindakan cepat. Melalui platform X (dahulu Twitter), seorang saksi mata sekaligus rekan sejawatnya, Androgenic, memberikan klarifikasi mengenai situasi darurat yang terjadi di balik layar.
“Saya belum pernah melihat dia dalam kondisi seperti ini sebelumnya. Dari yang awalnya masih bisa berbicara, dia menjadi hampir tidak responsif hanya dalam hitungan detik. Kami semua langsung menyadari gawatnya situasi, mematikan siaran, dan segera membawanya ke rumah sakit,” tulis Androgenic memberikan gambaran betapa mencekamnya momen tersebut bagi tim influencer tersebut.
Sisi Gelap Obsesi ‘Looksmaxxing’
Kejadian ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Clavicular muncul dalam wawancara mendalam bersama 60 Minutes Australia. Dalam kesempatan itu, Peters membahas habis-habisan mengenai komunitas looksmaxxing, sebuah subkultur internet yang mendorong pria muda untuk memaksimalkan penampilan fisik mereka melalui cara-cara yang sering kali dianggap ekstrem dan berbahaya bagi kesehatan.
Peters sendiri dikenal karena pengakuan kontroversialnya di masa lalu. Ia pernah mengklaim menggunakan zat berbahaya seperti methamphetamine (shabu) hanya untuk menekan nafsu makan demi menjaga berat badan ideal. Tak hanya itu, ia juga mengaku telah mulai menyuntikkan hormon testosteron sejak usia 14 tahun, sebuah langkah medis tanpa pengawasan yang sangat berisiko.
Catatan Hukum dan Kontroversi
Selain masalah kesehatan, Peters juga memiliki catatan kelam dengan pihak berwajib. Kepolisian Fort Lauderdale mengonfirmasi bahwa influencer ini sempat ditangkap pada akhir Maret lalu atas tuduhan kekerasan. Ia juga dilaporkan memiliki surat perintah penangkapan aktif dari wilayah Osceola County terkait kasus lainnya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi mengenai jenis zat apa yang dikonsumsi Peters hingga menyebabkannya kolaps di tengah siaran. Tragedi ini kembali membuka mata publik mengenai tekanan besar yang dialami para pembuat konten demi mempertahankan eksistensi dan standar kecantikan yang tidak realistis di dunia digital.