Ikuti Kami
kabarmalam.com

Pengakuan Mengejutkan Ruby Rose: Sebut Katy Perry Lakukan Pelecehan Seksual Dua Dekade Silam

Jurnal | kabarmalam.com
Selasa, 14 Apr 2026 14:06 WIB
Pengakuan Mengejutkan Ruby Rose: Sebut Katy Perry Lakukan Pelecehan Seksual Dua Dekade Silam

Kabarmalam.com — Jagat hiburan internasional kembali diguncang oleh pengakuan yang mengejutkan dari aktris sekaligus model ternama, Ruby Rose. Melalui sebuah pernyataan terbuka di media sosial, bintang yang melejit lewat serial Orange Is the New Black tersebut secara terang-terangan menuding penyanyi pop papan atas, Katy Perry, telah melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap dirinya di masa lalu.

Kilas Balik Trauma di Melbourne

Pernyataan berani ini muncul bermula dari kolom komentar unggahan akun media sosial Complex yang membahas reaksi Katy Perry saat menyaksikan penampilan Justin Bieber di ajang Coachella 2026. Seolah tak mampu lagi membendung memori kelam yang dipendamnya, Ruby Rose meluapkan tuduhannya di ruang publik digital.

“Katy Perry melecehkan saya di sebuah klub malam di Melbourne. Siapa yang peduli dengan pendapatnya,” tulis Ruby Rose dengan nada tajam, sebagaimana dikutip dari laporan People. Ruby menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi ketika ia baru menginjak usia 20 tahun, sebuah periode di mana ia sedang membangun kariernya di dunia hiburan.

Baca Juga  Skandal Chat Mesum Mahasiswa Hukum UI: Dekanat Turun Tangan, Rektorat Beri Peringatan Keras

Dampak Trauma yang Mendalam

Bagi wanita yang kini genap berusia 40 tahun tersebut, mengungkapkan kebenaran ini bukanlah perkara mudah. Ruby menekankan betapa beratnya beban mental yang ia pikul selama hampir dua dekade sebelum akhirnya merasa cukup kuat untuk berbicara secara terbuka kepada publik.

“Perlu waktu hampir 20 tahun untuk mengungkapkannya secara publik,” tambahnya dalam komentar lain. Ruby juga merefleksikan perjalanannya sebagai penyintas dengan menyatakan rasa syukurnya karena mampu bertahan hingga detik ini. Menurutnya, lamanya waktu yang dibutuhkan untuk bersuara merupakan bukti nyata betapa destruktifnya dampak pelecehan seksual dan trauma bagi psikologis seseorang.

Bantahan Keras dan Tudingan Balik dari Pihak Katy Perry

Di sisi lain, kubu Katy Perry tidak tinggal diam menghadapi serangan ini. Perwakilan resmi dari pelantun lagu Roar tersebut merilis pernyataan tegas yang membantah seluruh klaim Ruby Rose. Mereka menyebut bahwa tuduhan yang diunggah pada Senin, 13 April 2026, itu merupakan sebuah kekeliruan besar yang tidak berdasar.

Baca Juga  Jejak Karier Gemilang IU: 9 Drama Korea Terbaik yang Wajib Ditonton, Terbaru 'Perfect Crown'

“Tuduhan yang beredar di media sosial oleh Ruby Rose tentang Katy Perry bukan hanya salah, tetapi juga merupakan kebohongan yang berbahaya dan sembrono,” tegas juru bicara tersebut. Tak hanya membantah, pihak Perry juga melancarkan kritik terhadap rekam jejak Ruby Rose di media sosial.

Pihak manajemen Katy menuduh bahwa Ruby memiliki riwayat panjang dalam menciptakan kontroversi dan perselisihan dengan sejumlah selebriti lainnya. Mereka mengeklaim bahwa Ruby Rose sering kali melontarkan tuduhan publik yang serius terhadap berbagai individu, namun klaim-klaim tersebut kerap dibantah oleh pihak-pihak yang bersangkutan.

Polemik di Tengah Sorotan Publik

Kasus ini menambah daftar panjang perseteruan antar-selebriti yang melibatkan isu sensitif. Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan mengenai Coachella 2026 dan interaksi Katy Perry dengan tokoh publik lainnya, pengakuan Ruby Rose ini memberikan narasi yang kontras dan penuh ketegangan.

Baca Juga  Anrez Adelio Bantah Tegas Tuduhan Pelecehan Seksual: Siap Tes DNA dan Klaim Hubungan Atas Dasar Suka Sama Suka

Hingga saat ini, perdebatan di media sosial masih terus bergulir. Sebagian publik memberikan dukungan kepada Ruby Rose sebagai bentuk solidaritas terhadap korban pelecehan, sementara sebagian lainnya menunggu bukti lebih lanjut atau cenderung mempercayai bantahan dari pihak Katy Perry. Satu yang pasti, pengakuan ini telah membuka kembali diskusi hangat mengenai keamanan dan etika dalam pergaulan di industri hiburan global.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com