Dedikasi Tanpa Batas di Garis Depan Bencana, Andre Rosiade Terima Penghargaan Medal of Honor dari JPS
Senin, 06 Apr 2026 08:27 WIB
Kabarmalam.com — Dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Andre Rosiade dalam menangani berbagai musibah di Sumatera Barat akhirnya membuahkan apresiasi tinggi. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI asal Fraksi Partai Gerindra tersebut secara resmi menerima penghargaan bergengsi Medal of Honor dari Jaringan Pemred Sumbar (JPS). Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas kontribusi nyata sang legislator yang dianggap melampaui tugas formalnya, terutama dalam masa sulit tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di Hotel Mercure Padang pada Minggu (5/4). Ketua JPS, Adrian Tuswandi, bersama Penasihat JPS Novrianto Ucok, menyerahkan langsung medali kehormatan tersebut kepada Andre. Penyerahan ini dilakukan secara khusus mengingat Andre harus menjalankan tugas negara di Jakarta saat pelantikan pengurus JPS periode 2025-2028 berlangsung pada awal April lalu.
Bukan Sekadar Jabatan, Tapi Kerja Nyata
Penasihat JPS, Novrianto Ucok, menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan murni berdasarkan rekam jejak dan konsistensi di lapangan. Dari seratusan lebih tokoh dan lembaga yang dipantau, Andre Rosiade menonjol karena kehadirannya yang berkesinambungan bagi para korban bencana alam di Sumatera Barat.
“Ini bukan soal beliau sebagai anggota DPR RI, tidak ada urusan dengan jabatan itu. Kami melihat beliau hadir sejak hari pertama bencana, mendampingi warga hingga mereka mendapatkan hunian tetap. Beliau benar-benar all out dan masih terus bergerak untuk kepentingan masyarakat hingga saat ini,” ungkap Ucok dengan nada apresiatif.
Senada dengan itu, Adrian Tuswandi menambahkan bahwa kecepatan respons Andre menjadi faktor penentu. Menurutnya, bukti di lapangan menunjukkan bahwa tim relawan, bantuan logistik, hingga alat berat yang dikerahkan melalui koordinasi Andre adalah yang paling masif di lokasi bencana.
Sorotan pada Kebangkitan Ekonomi Sumatera Barat
Menerima penghargaan tersebut, Andre Rosiade menyampaikan rasa terima kasih sekaligus menjadikan momentum ini sebagai pengingat untuk bekerja lebih keras. Baginya, tantangan Sumatera Barat ke depan tidak hanya berkutat pada mitigasi bencana, namun juga pada persoalan ekonomi yang mendesak.
“Terima kasih kepada JPS atas apresiasi ini. Namun, kita harus menyadari tantangan besar di depan mata. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Sumbar berada di angka 3 persen, sementara inflasi menyentuh 6 persen. Ini adalah alarm keras karena daya beli masyarakat kita sedang tertekan,” tutur Andre.
Andre juga melontarkan kritik konstruktif kepada para pemangku kebijakan di daerah. Ia menekankan agar praktik pencitraan mulai ditinggalkan dan diganti dengan langkah konkret pembangunan infrastruktur serta penarikan investasi strategis untuk membuka lapangan kerja bagi generasi muda.
“Hentikan pencitraan. Masyarakat butuh kerja nyata, butuh investasi, dan butuh lapangan kerja agar lulusan perguruan tinggi kita tidak melulu harus merantau karena tidak ada peluang di tanah sendiri. Kepala daerah harus bangun dan fokus membangun Sumbar secara serius,” tegas legislator yang dikenal vokal ini.
Melalui penghargaan ini, diharapkan tercipta semangat gotong royong yang lebih kuat antara elemen pemerintah, legislatif, dan media dalam mempercepat pemulihan ekonomi serta memperkokoh ketahanan daerah di masa depan.