Ikuti Kami
kabarmalam.com

Skandal Kelam Istana Norwegia: Marius Borg Høiby Divonis 4 Tahun Penjara Atas Kasus Pemerkosaan

Jurnal | kabarmalam.com
Selasa, 16 Jun 2026 09:04 WIB
Skandal Kelam Istana Norwegia: Marius Borg Høiby Divonis 4 Tahun Penjara Atas Kasus Pemerkosaan

Kabarmalam.com — Kabar mengejutkan datang dari lingkaran dalam monarki Nordik. Marius Borg Høiby, putra sulung dari calon Ratu Norwegia, Putri Mahkota Mette-Marit, resmi dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Keputusan pengadilan ini menjadi babak akhir yang pahit setelah serangkaian penyelidikan panjang terkait dugaan tindak asusila dan kekerasan yang menyeret namanya ke meja hijau.

Majelis hakim menyatakan pria berusia 29 tahun itu terbukti bersalah atas dua dari empat tuduhan pemerkosaan yang dialamatkan kepadanya. Meski menyandang status sebagai bagian dari keluarga istana, Marius tidak mendapatkan hak istimewa di hadapan hukum setelah bukti-bukti kuat mengungkap perilaku menyimpang yang dilakukannya dalam kurun waktu 2018 hingga 2024.

Rentetan Kasus dan Vonis Berat

Dalam persidangan yang menyita perhatian publik internasional tersebut, terungkap bahwa Marius melakukan pelecehan seksual terhadap wanita yang berada dalam kondisi tidak berdaya atau sedang tertidur. Salah satu insiden yang paling menggemparkan terjadi di kediaman resmi Putra Mahkota di Skaugum pada tahun 2018, sementara kasus lainnya terjadi di Oslo pada awal 2024. Penelusuran lebih lanjut mengenai kasus pemerkosaan ini mengungkap sisi gelap dari kehidupan sang putra mahkota non-darah biru tersebut.

Baca Juga  Ramalan Zodiak 8 April: Peluang Emas Menanti Pisces, Aquarius Wajib Rem Pengeluaran

Selain tuduhan pemerkosaan, Marius juga dinyatakan bersalah atas tindakan kekerasan fisik terhadap mantan kekasihnya yang juga seorang influencer ternama, Nora Haukland. Ia pun terbukti melakukan penyerangan terhadap pasangan lainnya di sebuah apartemen mewah di kawasan Frogner, Oslo. Tak berhenti di situ, daftar hitamnya bertambah dengan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba serta pelanggaran perintah penahanan.

Drama Persidangan dan Kondisi Kesehatan

Marius sendiri dilaporkan tidak hadir secara fisik di ruang sidang saat pembacaan vonis dengan alasan kesehatan yang dirahasiakan, namun ia tetap memantau jalannya proses hukum melalui sambungan video. Sebelumnya, pihak jaksa penuntut umum sempat mengajukan tuntutan yang jauh lebih ringan, namun hakim memiliki pertimbangan lain mengingat dampak serius bagi para korban. Upaya pembelaan dari pengacara yang meminta hukuman diringankan menjadi 18 bulan pun akhirnya kandas di tangan hakim yang menetapkan vonis empat tahun.

Baca Juga  Rahasia Harry Styles: Dari 'Soundtrack' Malam Pertama Hingga Isu Tunangan dengan Zoë Kravitz

Di sisi lain, publik juga menyoroti kondisi sang ibu, Putri Mahkota Mette-Marit. Beliau diketahui tengah berjuang melawan penyakit fibrosis paru kronis dan saat ini sedang menunggu antrean transplantasi paru-paru. Meski pengacara sempat memohon agar Marius diberikan keringanan agar dapat menghabiskan waktu bersama ibunya yang sedang sakit, pengadilan tetap pada pendiriannya untuk menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.

Noda di Wajah Monarki Norwegia

Walaupun Marius Borg Høiby bukanlah pewaris takhta langsung karena ia adalah putra Mette-Marit dari hubungan sebelumnya, keberadaannya yang dibesarkan di dalam istana sejak usia empat tahun membuat skandal kerajaan ini mencoreng citra baik monarki Norwegia. Kasus ini menjadi pukulan telak bagi Putri Mahkota Mette-Marit dan suaminya, Putra Mahkota Haakon, di tengah tantangan kesehatan dan tanggung jawab kenegaraan mereka yang kian berat.

Baca Juga  Moon Chae Won Siap Lepas Masa Lajang di Usia 39 Tahun, Agensi Tegaskan Tak Ada Kehamilan Prematur

Dengan vonis empat tahun ini, masyarakat berharap adanya titik terang bagi para korban untuk mendapatkan keadilan yang setimpal. Anda dapat memantau perkembangan berita internasional lainnya melalui laman Kabarmalam.com untuk informasi terupdate dan mendalam lainnya.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com