Perseteruan Dingin di Balik Layar Calvin Klein: Mengapa Carolyn Bessette Kurang Menyukai Gwyneth Paltrow?
Rabu, 08 Apr 2026 04:05 WIB
Kabarmalam.com — Di balik gemerlap panggung mode New York tahun 90-an, tersimpan sebuah narasi menarik yang melibatkan dua ikon gaya paling berpengaruh di zamannya. Carolyn Bessette-Kennedy, yang kerap dikenal karena kisah cintanya yang tragis bersama John F. Kennedy Jr., ternyata memiliki sisi profesional yang tajam saat bekerja di rumah mode raksasa, Calvin Klein. Belakangan, terungkap sebuah fakta mengejutkan bahwa Carolyn memiliki hubungan yang cukup tegang dengan bintang papan atas Hollywood, Gwyneth Paltrow.
Sisi Lain Sang Publicist Andal
Kesuksesan serial ‘Love Story’ kembali membangkitkan ingatan publik terhadap sosok Carolyn Bessette. Sebelum menjadi menantu keluarga Kennedy, Carolyn adalah seorang publicist handal yang mengelola citra jenama Calvin Klein. Tugasnya bukan sekadar humas biasa; ia adalah sosok yang berhadapan langsung dengan para elit industri hiburan dan memastikan setiap selebriti Hollywood tampil sempurna dalam balutan desain minimalis sang desainer.
Namun, di balik profesionalismenya, Carolyn dikabarkan menyimpan rasa kurang suka terhadap Gwyneth Paltrow. Pada masa itu, Gwyneth tengah berada di puncak popularitas lewat film-film ikonik seperti ‘Seven’ (1995) dan ‘Shakespeare in Love’ (1998) yang akhirnya menghantarkannya meraih piala Oscar sebagai Aktris Utama Terbaik pada tahun 1999.
Julukan ‘Little Miss Perfect’ dari Carolyn
Ketegangan ini bukan sekadar rumor tanpa dasar. Dalam buku biografi terbaru bertajuk ‘Gwyneth: The Biography’, penulis Amy Odell membeberkan pandangan skeptis Carolyn terhadap sang aktris. Mengutip sumber yang dekat dengan Carolyn, terungkap bahwa Bessette merasa terganggu dengan citra yang ditampilkan oleh Gwyneth.
“Menurut orang-orang terdekatnya, sosok Gwyneth Paltrow sangat mengganggu Carolyn. Setiap kali ia melihat foto Gwyneth di media massa, Bessette akan memberikan komentar miring dan menjulukinya sebagai ‘Little Miss Perfect’,” tulis Amy Odell sebagaimana dikutip dari laporan Page Six. Julukan tersebut seolah menggambarkan pandangan Carolyn terhadap citra Gwyneth yang dianggap terlalu sempurna dan terpoles.
Perlakuan Khusus dan Aturan Ketat di Front Row
Meskipun Carolyn menangani klien VIP lainnya seperti Annette Bening dengan penuh dedikasi, kehadiran Gwyneth di setiap peragaan busana gaya minimalis Calvin Klein selalu menjadi sorotan tersendiri. Mantan staf Calvin Klein, Kara Mendelsohn, membagikan pengalamannya mengenai betapa istimewanya perlakuan yang diterima oleh putri dari sineas Bruce Paltrow ini.
Gwyneth dikabarkan sering diterbangkan menggunakan helikopter pribadi untuk mencapai lokasi acara. Begitu tiba, ia akan langsung dikawal menuju kursi barisan depan (front row) tanpa perlu melewati antrean tamu lainnya. Bahkan, ada protokol tidak tertulis bagi para staf saat itu.
“Staf dilarang menatap langsung atau berbicara dengan Paltrow, kecuali hanya untuk mengatakan ‘Silakan ikuti saya’,” ungkap Kara melalui unggahan media sosialnya. Namun, Kara juga menambahkan perspektif lain bahwa sikap diam Gwyneth mungkin bukan karena kesombongan. “Dia hanyalah seorang aktris muda berusia 26 tahun yang sangat populer dan sedang mencari tempat duduknya,” lanjutnya.
Warisan Gaya yang Tak Terlupakan
Perseteruan dingin antara Carolyn Bessette dan Gwyneth Paltrow ini menambah warna pada sejarah tren fashion era 90-an. Keduanya tetap diakui sebagai pionir gaya minimalis yang hingga kini masih menjadi referensi utama para pecinta mode di seluruh dunia. Carolyn dengan keanggunannya yang misterius, dan Gwyneth dengan pesona ‘American Sweetheart’ yang glamor, masing-masing telah meninggalkan jejak permanen di panggung budaya populer.