Ikuti Kami
kabarmalam.com

Aksi Viral Soobin TXT Bongkar Modus ‘Nuthuk’ Harga Taksi di Filipina, Pelaku Resmi Dijatuhi Sanksi

Jurnal | kabarmalam.com
Rabu, 08 Apr 2026 12:04 WIB
Aksi Viral Soobin TXT Bongkar Modus 'Nuthuk' Harga Taksi di Filipina, Pelaku Resmi Dijatuhi Sanksi

Kabarmalam.com — Sebuah insiden kurang menyenangkan menimpa salah satu bintang K-pop papan atas, Choi Soobin dari grup TXT, saat tengah menikmati waktu liburannya di Cebu, Filipina. Pengalaman pahit sang idol yang menjadi korban pemerasan tarif taksi ini terungkap melalui unggahan vlog terbaru di kanal resmi YouTube mereka, yang seketika memicu gelombang protes dari netizen internasional maupun warga lokal Filipina.

Niat Liburan Santai Berujung Ketegangan

Niat hati ingin melepas penat dengan melakukan aktivitas scuba diving dan kano, Soobin berangkat ke Cebu bersama seorang sahabat dekatnya. Sebelum memulai perjalanan dari Bandar Udara Internasional Mactan-Cebu menuju penginapan, keduanya sebenarnya telah melakukan riset mendalam mengenai estimasi biaya transportasi darat di sana.

Berdasarkan informasi yang mereka dapatkan di internet, tarif normal untuk rute tersebut seharusnya hanya berkisar di angka 300 peso atau setara dengan Rp 85 ribu. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Sejak awal proses tawar-menawar, sang sopir taksi langsung mematok harga tinggi sebesar 500 peso (sekitar Rp 141 ribu).

Baca Juga  Sinopsis The Book of Eli: Perjuangan Denzel Washington Menjaga Kitab Terakhir di Bioskop Trans TV

Modus Kenaikan Tarif di Tengah Jalan

Ketegangan mulai terasa saat perjalanan berlangsung. Soobin yang merasa ada sesuatu yang tidak beres, memutuskan untuk terus merekam percakapan mereka sebagai barang bukti. Dalam vlog terbaru tersebut, terdengar Soobin berbisik dalam bahasa Korea, menyatakan keberaniannya untuk melaporkan oknum tersebut jika terus mencoba menaikkan harga.

“Kami merekam semua ini untuk vlog. Lihat saja kalau dia berani menaikkan tarifnya lagi,” ujar pemimpin grup TXT tersebut dengan nada waspada. Prediksi Soobin terbukti benar. Di tengah perjalanan, dengan dalih harga bahan bakar yang sedang meroket, sang sopir secara sepihak kembali menaikkan tarif menjadi 1.000 peso, atau sekitar Rp 283 ribu—dua kali lipat dari kesepakatan awal.

Baca Juga  Bikin Haru! Desta dan Natasha Rizky Kompak Lebaran Bareng Anak, Netizen Auto Baper

Meskipun sempat terjadi perdebatan alot, Soobin dan temannya tetap teguh pada pendirian mereka. Sesampainya di penginapan, mereka bersikeras hanya membayar 500 peso sesuai kesepakatan pertama di bandara, meskipun sang sopir terus mendesak meminta nominal yang lebih besar.

Otoritas Filipina Ambil Tindakan Tegas

Viralnya video tersebut memicu reaksi cepat dari pemerintah setempat. Melansir laporan terkini, Badan Pengaturan dan Perizinan Transportasi Darat Filipina (LTFRB) tidak tinggal diam melihat citra pariwisata mereka tercoreng. Berdasarkan bukti rekaman yang ada, oknum sopir taksi tersebut kini telah resmi dijatuhi sanksi berupa penangguhan izin operasi selama 30 hari.

Di sisi lain, kenaikan harga BBM di Filipina memang sedang menjadi isu hangat. Dampak dari konflik di Timur Tengah telah menyeret harga bensin menyentuh angka 60 peso atau sekitar Rp 17 ribu per liter. Namun, otoritas setempat menegaskan bahwa alasan ekonomi tidak dapat membenarkan tindakan ilegal seperti pemerasan terhadap wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga  Rahasia di Balik Darah Ular Piton: Mungkinkah Menjadi Solusi Diet Masa Depan yang Lebih Aman?

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para traveler untuk selalu waspada dan melakukan riset tips traveling sebelum mengunjungi destinasi baru, guna menghindari praktik nakal oknum penyedia jasa transportasi.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com