Fenty Beauty Luncurkan ‘Rose Amber’ di WhatsApp: Konsultasi Kecantikan Kini Semudah Chat Teman
Selasa, 07 Apr 2026 21:07 WIB
Kabarmalam.com — Industri kecantikan dunia kembali dihebohkan dengan langkah futuristik dari label milik Rihanna, Fenty Beauty. Bukan sekadar merilis palet warna baru, kali ini Fenty Beauty merambah ranah teknologi kecerdasan buatan (AI) melalui kolaborasi strategis dengan WhatsApp. Inovasi ini melahirkan ‘Rose Amber’, seorang beauty advisor virtual yang siap melayani pelanggan layaknya sahabat dekat.
Revolusi Konsultasi Kecantikan di Genggaman Tangan
Hadirnya Rose Amber memberikan napas baru bagi para penggemar produk kecantikan yang mendambakan kepraktisan. Melalui fitur ini, pengguna tidak lagi hanya terpaku pada layar monitor atau pencarian manual di situs web. Sebaliknya, konsumen kini bisa berinteraksi secara personal melalui pesan instan untuk mendapatkan rekomendasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit mereka.
Pengalaman yang ditawarkan pun terbilang sangat interaktif. Selain menjawab pertanyaan seputar masalah kulit, Rose Amber juga menyediakan kuis kecantikan hingga tutorial eksklusif. Menariknya, AI ini mengintegrasikan konten dari para kreator serta ulasan jujur dari konsumen lain, membuat setiap saran yang diberikan terasa lebih relevan dan dapat dipercaya.
Visi Global Fenty Beauty dan Meta
Nanette Wong, Global VP Marketing and Communications Fenty Beauty, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dari keinginan brand untuk memperdalam kemitraan dengan Meta. Menurutnya, aksesibilitas adalah kunci utama dalam membangun komunitas yang loyal.
“WhatsApp telah menjadi platform yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari orang di seluruh dunia. Bagi kami, komunitas dan aksesibilitas adalah prioritas utama. Itulah alasan mengapa kami terus mengeksplorasi cara-cara baru untuk terhubung dengan mereka secara lebih intim,” ujar Nanette, sebagaimana dikutip dari laporan Digiday.
Meskipun Fenty Beauty sebelumnya telah bereksperimen di berbagai platform digital dan dunia gaming, Nanette menilai bahwa fitur messaging memberikan sentuhan yang jauh lebih personal. Koneksi one-on-one ini menciptakan suasana percakapan yang natural, jauh meninggalkan kesan kaku dari forum daring konvensional.
Masa Depan Belanja Melalui Percakapan
Kerja sama ini juga disambut hangat oleh pihak WhatsApp sebagai bagian dari strategi besar Meta untuk memperluas fungsi bisnis di dalam aplikasi pesan mereka. Fakta menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 1 miliar percakapan aktif antara pengguna dan bisnis di platform Meta setiap harinya.
“Kami melihat peluang besar untuk membantu brand membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan setia mereka. Hampir 80% orang di dunia kini menghubungi akun bisnis setidaknya sekali dalam seminggu,” ungkap perwakilan WhatsApp.
Ke depannya, Fenty Beauty berkomitmen untuk terus menyempurnakan fitur ini berdasarkan masukan dari para pengguna. Tak menutup kemungkinan, fitur Rose Amber akan diekspansi ke pasar global yang lebih luas, termasuk potensi integrasi sistem pembayaran langsung (in-app purchase) yang akan semakin memudahkan konsumen dalam berbelanja koleksi Rihanna tersebut tanpa harus meninggalkan ruang obrolan.
Dengan langkah ini, Fenty Beauty sekali lagi membuktikan posisinya sebagai pionir yang tidak hanya mengerti warna kulit, tetapi juga memahami cara teknologi AI dapat memanusiakan pengalaman belanja digital.