Sempat Buntung Ratusan Miliar, Phapros (PEHA) Akhirnya Cetak Laba Fantastis di 2025!
Rabu, 01 Apr 2026 13:57 WIB
Kabarmalam.com – Kabar mengejutkan datang dari emiten farmasi raksasa, PT Phapros Tbk (PEHA), yang sukses mencatatkan performa gemilang sepanjang tahun 2025. Perusahaan ini berhasil membalikkan keadaan dari kerugian besar menjadi keuntungan yang sangat signifikan berkat strategi jitu manajemen.
Laba Meroket Hingga Rp27,44 Miliar
Setelah sempat mencatat rugi bersih sebesar Rp290,63 miliar pada tahun 2024, PT Phapros Tbk kini resmi membukukan laba bersih senilai Rp27,44 miliar di tahun 2025. Pencapaian luar biasa ini didorong oleh pertumbuhan penjualan yang melonjak hingga 26,34 persen secara tahunan (yoy), dengan total nilai mencapai Rp940,88 miliar sepanjang tahun tersebut.
Plt. Direktur Utama PEHA, Ida Rahmi Kurniasih, mengungkapkan bahwa kunci kesuksesan ini terletak pada lima strategi perbaikan kinerja yang dijalankan secara konsisten. Perbaikan fundamental bisnis dan transformasi pemasaran menjadi motor utama dalam mengembalikan profitabilitas perusahaan secara berkelanjutan.
Dominasi di Berbagai Segmen Produk
Peningkatan penjualan Phapros terjadi secara merata di berbagai lini produk mereka. Berikut adalah rincian pertumbuhan per segmen:
- Segmen Ethical: Tumbuh pesat hingga 54,94 persen (yoy).
- Segmen Obat Bebas (OTC): Mengalami kenaikan sebesar 43,20 persen (yoy).
- Segmen Obat Generik Berlogo (OGB): Tumbuh stabil sebesar 13,95 persen (yoy).
Efisiensi Biaya yang Agresif
Tak hanya fokus pada penjualan, Phapros juga berhasil melakukan efisiensi besar-besaran. Beban usaha terpangkas hingga 14,64 persen menjadi Rp406,43 miliar. Selain itu, perusahaan berhasil menekan rasio biaya produksi terhadap penjualan secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini juga berdampak positif pada struktur keuangan perusahaan. Liabilitas atau utang perusahaan menyusut 7,45 persen menjadi Rp959,70 miliar, sementara ekuitas tumbuh 8,74 persen menjadi Rp427,47 miliar. Dengan arus kas operasi yang positif sebesar Rp123,75 miliar, Phapros kini berada dalam posisi finansial yang jauh lebih sehat dan semakin bernilai bagi para pemegang saham.