Kevin Diks Bongkar Rahasia John Herdman: Ternyata Lebih Detail dari Shin Tae-yong?
Rabu, 01 Apr 2026 00:35 WIB
Kabarmalam.com – Bintang Timnas Indonesia, Kevin Diks, baru-baru ini memberikan testimoni mengejutkan mengenai gaya kepelatihan John Herdman. Pemain Borussia Moenchengladbach tersebut menilai bahwa Herdman adalah sosok pelatih yang sangat detail dan memiliki kekayaan taktik yang luar biasa dalam memimpin skuad Garuda.
Diks membandingkan pendekatan Herdman dengan dua mantan pelatihnya di level internasional maupun klub, yakni Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Menurutnya, Herdman membawa warna baru yang membuat performa tim menjadi lebih solid dan terukur.
Kekuatan Taktik yang Berbeda
Ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kevin Diks mengungkapkan rasa kagumnya terhadap cara kerja sang pelatih baru. Ia merasa setiap instruksi yang diberikan sangat spesifik dan mudah dipahami oleh seluruh punggawa timnas.
“Saya pikir John sangat detail dan sangat kuat secara taktik. Dia menuntut banyak dari kami, tapi dia juga tahu apa yang dia harapkan dari setiap pemain, dan itu sangat penting,” ungkap Kevin Diks dengan tegas.
Rahasia Adaptasi Kilat Pemain
Meski baru berada di bawah asuhan pelatih baru, Kevin mengaku proses adaptasi berjalan sangat lancar. Hal ini ternyata disebabkan oleh inisiatif Herdman yang sudah membangun komunikasi jauh-jauh hari sebelum pemusatan latihan dimulai.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih, Herdman dilaporkan telah menghubungi lebih dari 40 pemain untuk memaparkan visi dan misinya. Langkah proaktif ini dinilai menjadi kunci mengapa para pemain bisa langsung menyatu dengan skema permainan yang diinginkan pelatih eks timnas Kanada tersebut.
Transformasi Peran Kevin Diks di Lapangan
Menariknya, dalam kemenangan telak 4-0 melawan Saint Kitts dan Nevis, Kevin Diks tidak dimainkan di posisi aslinya sebagai bek. Herdman justru menempatkan pemain berusia 30 tahun tersebut sebagai gelandang kanan dalam formasi yang sangat dinamis.
“Saya pemain yang sangat dinamis, jadi saya hanya melakukan apa yang pelatih minta. Mau di belakang, di tengah, atau di sayap, tidak masalah. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim dan negara,” tutup pemain yang sudah mengoleksi empat gol di Bundesliga tersebut.