Ikuti Kami
kabarmalam.com

Trump Ngamuk! Tarif Impor Produk Korsel Melejit Jadi 25 Persen, Ini Alasannya

Jurnal | kabarmalam.com
Senin, 30 Mar 2026 11:22 WIB
Trump Ngamuk! Tarif Impor Produk Korsel Melejit Jadi 25 Persen, Ini Alasannya

Kabarmalam.com – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, secara mengejutkan mengumumkan kenaikan tarif impor terhadap berbagai produk unggulan asal Korea Selatan (Korsel). Trump memutuskan untuk mengerek tarif dari semula 15 persen menjadi 25 persen, sebuah langkah yang memicu ketegangan ekonomi baru antara kedua negara sekutu tersebut.

Alasan Trump Naikkan Tarif Secara Mendadak

Langkah agresif ini diambil Trump lantaran dirinya menilai badan legislatif Korea Selatan sengaja mengulur waktu dan belum mengesahkan perjanjian perdagangan bilateral yang telah disepakati sebelumnya. Melalui pernyataan di media sosial, Trump menuding pihak Korsel tidak memenuhi komitmen yang telah dibuat.

“Mengingat badan legislatif Korsel belum mengesahkan Perjanjian Perdagangan Bersejarah kami, saya dengan ini menaikkan tarif terhadap produk otomotif, kayu, dan farmasi asal Korsel, serta seluruh tarif resiprokal lainnya menjadi 25 persen,” tegas Trump dalam unggahannya.

Baca Juga  Torehkan Sejarah! Mengenal Sidharto Reza, Diplomat Indonesia yang Kini Jadi Bos Dewan HAM PBB

Kesepakatan Besar yang Terancam Batal

Trump mengingatkan kembali bahwa dirinya dan Presiden Korsel Lee Jae Myung sebenarnya telah mencapai kesepakatan besar pada Juli 2025. Dalam draf perjanjian tersebut, AS seharusnya hanya memberlakukan tarif 15 persen sebagai imbalan atas investasi raksasa Korsel senilai 350 miliar dolar AS di tanah Amerika.

Beberapa sektor utama yang akan terdampak kenaikan tarif ini antara lain:

  • Sektor Otomotif
  • Industri Perkayuan
  • Sektor Farmasi dan Obat-obatan
  • Produk-produk resiprokal lainnya

Korea Selatan Segera Kirim Utusan ke Washington

Menanggapi situasi yang memanas ini, pihak kantor kepresidenan Korea Selatan mengaku belum menerima dokumen resmi dari Washington terkait kebijakan terbaru tersebut. Sebagai langkah antisipasi, Menteri Perdagangan Korsel dikabarkan akan segera terbang ke Amerika Serikat untuk melakukan negosiasi darurat demi menyelamatkan kerja sama ekonomi kedua negara.

Baca Juga  Bikin Bangga! Indonesia Jadi Calon Kuat Ketua Dewan HAM PBB 2026, Ini Peran Pentingnya

Korea Selatan merupakan mitra dagang vital bagi Amerika Serikat, dengan volume ekspor yang mencapai lebih dari 100 miliar dolar AS dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan tarif 25 persen ini dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas pasar global jika tidak segera ditemukan titik temu.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com