Pelatih Bongkar Kelemahan Raymond/Joaquin Usai Tur Eropa, Ternyata Bukan Soal Skill!
Senin, 30 Mar 2026 20:22 WIB
Kabarmalam.com – Kepala Pelatih Ganda Putra Utama PP PBSI, Antonius Budi Ariantho, memberikan evaluasi mendalam terkait performa pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin setelah merampungkan rangkaian Tur Eropa musim ini. Meski menunjukkan potensi besar, ternyata ada masalah krusial yang harus segera dibenahi.
Antonius mengungkapkan bahwa Raymond/Joaquin masih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar pada aspek non-teknis. Hal ini menjadi fokus utama agar mereka mampu tampil lebih konsisten dan siap bersaing di turnamen level elite dunia.
Masalah Komunikasi dan Fokus di Lapangan
Menurut Antonius, aspek non-teknis seperti komunikasi, fokus, dan kemampuan menganalisa lawan menjadi titik lemah yang perlu diperbaiki. “Secara permainan mereka menunjukkan potensi yang positif. Namun masih ada beberapa evaluasi, terutama dari sisi non-teknis seperti komunikasi di lapangan, fokus, dan kemampuan menganalisa permainan lawan,” ujarnya dalam keterangan resmi PP PBSI.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci untuk membangun chemistry, terutama dalam menentukan strategi saat beralih dari pola bertahan ke menyerang di tengah pertandingan yang sengit.
Catatan Prestasi Raymond/Joaquin Selama Tur Eropa
Walaupun ada evaluasi ketat, pasangan ini sebenarnya mencatatkan hasil yang cukup mengejutkan di kancah internasional. Berikut adalah perjalanan mereka selama Tur Eropa 2026:
- All England 2026: Berhasil menembus babak semifinal turnamen level Super 1000.
- Swiss Open: Terhenti di babak pertama turnamen level Super 300.
- Orleans Masters 2026: Mencapai babak perempat final turnamen level Super 300.
Antonius berharap segala pengalaman dan tekanan yang dirasakan selama di Eropa dapat menjadi modal berharga bagi Raymond/Joaquin untuk meningkatkan daya saing mereka. Target terdekat, pasangan ganda putra muda ini dijadwalkan akan bertarung dalam Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo, China, pada 7-12 April mendatang.