Mengerikan! Ternyata Ini Alasan 30 November Jadi Hari Peringatan Korban Perang Kimia Dunia
Senin, 30 Mar 2026 10:29 WIB
Kabarmalam.com – Setiap tanggal 30 November, dunia memperingati sebuah momen yang penuh dengan sejarah kelam dan duka mendalam, yakni Hari Peringatan untuk Semua Korban Perang Kimia. Momen ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan bentuk penghormatan bagi jutaan nyawa yang hilang atau menderita akibat senjata beracun yang mematikan.
Sejarah Kelam di Balik Gas Beracun
Tragedi ini berawal dari luka lama Perang Dunia I. Saat itu, penggunaan gas beracun secara masif telah merenggut lebih dari 100 ribu nyawa dan meninggalkan dampak fisik serta psikologis bagi satu juta orang lainnya. Meskipun pada Perang Dunia II penggunaan senjata serupa mulai berkurang di Eropa, kekhawatiran dunia terhadap ancaman zat kimia tetap membayangi kemanusiaan.
Lahirnya Konvensi Senjata Kimia (CWC)
Sadar akan bahaya yang mengancam eksistensi manusia, komunitas internasional akhirnya mengambil langkah tegas. Puncaknya terjadi pada tahun 1993 dengan diadopsinya Konvensi Senjata Kimia atau Chemical Weapons Convention (CWC), yang kemudian resmi berlaku pada 29 April 1997.
Untuk mengawasi pelaksanaannya, dibentuklah Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW). Organisasi ini memiliki misi utama: memastikan tidak ada lagi negara yang menggunakan senjata kimia demi keselamatan umat manusia di seluruh dunia.
Kenapa Diperingati 30 November?
Awalnya, Majelis Umum PBB menetapkan tanggal 29 April sebagai hari peringatan ini pada tahun 2005. Namun, melalui konferensi OPCW ke-20 pada tahun 2015, diputuskan bahwa peringatan resmi digeser menjadi 30 November setiap tahunnya.
Perubahan ini bertujuan untuk menyelaraskan momen peringatan dengan Sidang Konferensi Negara Pihak OPCW yang rutin digelar pada periode tersebut. Peringatan ini sekaligus menjadi alarm bagi seluruh pemimpin dunia untuk terus memperkuat komitmen perdamaian dan mencegah tragedi serupa terulang kembali di masa depan.