Ikuti Kami
kabarmalam.com

Waspada! Konflik Panas AS-Iran Bisa Bikin Pasar Saham RI Terguncang Hebat

Jurnal | kabarmalam.com
Minggu, 29 Mar 2026 01:18 WIB
Waspada! Konflik Panas AS-Iran Bisa Bikin Pasar Saham RI Terguncang Hebat

Kabarmalam.com – Situasi geopolitik global kini tengah berada dalam fase kritis seiring memanasnya hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kondisi ini memicu peringatan keras bagi para investor agar lebih waspada terhadap arus modal yang sangat sensitif terhadap isu konflik dan inflasi.

Investor Mulai Lari ke Aset Aman

Analis pasar modal, Reydi Octa, mengungkapkan bahwa ketidakpastian arah ekonomi dunia saat ini masih sangat tinggi. Gejolak harga minyak akibat ketegangan AS-Iran dan tren suku bunga tinggi memaksa para pemodal untuk memindahkan dana mereka ke aset yang lebih aman (defensive assets) seperti emas dan obligasi, serta menjauhi instrumen investasi yang berisiko.

“Aliran dana akan sangat sensitif terhadap perkembangan konflik dan inflasi,” jelas Reydi. Ia memprediksi bahwa suku bunga global akan bertahan di level tinggi dalam waktu yang lebih lama (higher for longer), sehingga eskalasi geopolitik antara AS dan Iran akan menjadi penentu utama arah pasar saat ini.

Baca Juga  Investor Merapat! 11 Perusahaan Aset Jumbo Siap IPO di BEI

IHSG Menguat, Tapi Investor Masih ‘Wait and See’

Meskipun dibayangi sentimen negatif global, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau sempat menunjukkan taringnya dengan penguatan signifikan sebesar 146,93 poin atau naik 2,07 persen ke level 7.253,77 pada perdagangan Rabu. Kenaikan ini dipicu oleh aksi technical rebound setelah libur panjang Lebaran serta adanya rotasi modal ke sektor energi dan konsumer.

Namun, Reydi mengingatkan bahwa penguatan ini jangan sampai membuat investor lengah. Menurutnya, pemodal asing saat ini masih bersikap sangat selektif dan belum menunjukkan aksi beli yang agresif.

Arah Pasar Bergantung Tensi Geopolitik

“Jika tensi mereda, pasar bisa kembali bangkit (rebound). Namun jika terjadi eskalasi, tekanan terhadap pasar saham akan kembali dominan,” tambahnya. Kondisi bursa Asia lainnya seperti Nikkei dan Hang Seng memang terpantau hijau, namun ketidakpastian global tetap menjadi momok yang bisa mengubah keadaan dalam sekejap.

Baca Juga  IHSG Merah Membara! Konflik AS-Iran Bikin Bursa Saham Asia Rontok

Investor kini disarankan untuk terus memantau stabilitas makroekonomi dan perkembangan terbaru dari Timur Tengah sebelum mengambil keputusan investasi besar di pasar modal Indonesia.

Tentang Penulis
Jurnal
Jurnal

Jurnalis kabarmalam.com